By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Indonesia Serukan Akhiri Penjajahan atas Palestina
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Indonesia Serukan Akhiri Penjajahan atas Palestina

Jatengdaily.com
Published: 31 Juli 2025 13:05
Share
Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir . Foto: humas polri
SHARE

NEW YORK (Jatengdaily.com)- Indonesia menyerukan tindakan tegas dan nyata untuk mengakhiri penjajahan panjang atas Palestina dan mewujudkan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Internasional mengenai Implementasi Solusi Dua Negara yang diselenggarakan oleh Prancis dan Arab Saudi di Markas Besar PBB New York pada 29 Juli 2025.

Dalam konferensi tersebut, Indonesia menegaskan tiga langkah utama untuk mewujudkan Solusi Dua Negara; langkah pertama adalah pengakuan haruslah bersifat strategis, bukan hanya simbolis.

“Mengakui Palestina bukanlah sebuah bantuan. Pengakuan merupakan kewajiban berdasarkan hukum internasional. Mengakui Palestina berarti memperjuangkan keadilan. Pengakuan berarti percaya pada Piagam PBB. Pengakuan berarti menyeimbangkan persaingan diplomatik,” ujar Wamenlu, Rabu (30/7/2025) dilansir dari laman humas polri.

Indonesia menekankan bahwa solusi dua negara itu dimulai dengan pengakuan politik, sehingga negosiasi perdamaian dapat berlangsung, yang dapat dilanjutkan dengan mengakhiri pendudukan ilegal seperti yang ditegaskan oleh Mahkamah Internasional.

Yang kedua, Indonesia menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga Palestina harus segera dihentikan.

Indonesia menekankan bahwa gencatan senjata merupakan kewajiban moral, termasuk memberikan bantuan kemanusiaan dan melindungi warga sipil, baik warga Palestina maupun warga Israel.

“Presiden Prabowo telah menegaskan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi pada perdamaian, termasuk melalui penyediaan personel untuk mendukung upaya pasukan stabilisasi di Gaza, di bawah mandat PBB,” ujar Wamenlu.

Ketiga, Indonesia menegaskan bahwa masa depan Palestina harus dipimpin oleh Palestina sendiri.

Indonesia menekankan bahwa hanya rakyat Palestina yang bertanggung jawab untuk membangun kembali negara Palestina dan membentuk masa depan politiknya.

“Segala upaya untuk menggusur paksa mereka atau memaksakan persyaratan terhadap kedaulatan mereka harus ditolak dengan tegas. Negara Palestina yang kuat dan bersatu, dengan kendali penuh atas wilayah dan institusinya, adalah fondasi perdamaian yang berkelanjutan,” jelas Menlu. she

You Might Also Like

USM akan Jual Sembako Murah dan Pamerkan Produk UMKM Warga di Tujuh Kecamatan
Mahasiswa PGSD Unissula KKL di Sekolah Alam
Tawuran Saat Nonton Dangdut, Pemuda di Pekalongan Hanyut dan Masih Dicari
Imbas Konflik di Kawasan Timur Tengah, 32 WNI Dipulangkan
Mahasiswa KKN UPGRIS Resmi Diterjunkan di Kelurahan Ngempon, Disambut Hangat Warga
TAGGED:Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?