By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tingkatkan Kompetensi Guru, Tim Pengabdian Unnes Kenalkan Metode VCT untuk Bangun Karakter Positif Siswa
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tingkatkan Kompetensi Guru, Tim Pengabdian Unnes Kenalkan Metode VCT untuk Bangun Karakter Positif Siswa

Last updated: 24 Agustus 2025 18:06 18:06
Jatengdaily.com
Published: 24 Agustus 2025 15:55
Share
Puluhan guru sekolah dasar foto bersama usai mengikuti workshop yang digelar Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Semarang (Unnes).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana penuh semangat mewarnai aula pertemuan di Kelurahan Sambirejo, Kabupaten Semarang, Sabtu (23/8/2025).

Puluhan guru sekolah dasar tampak antusias mengikuti workshop yang digelar Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Kegiatan ini mengusung Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Karakter Positif Siswa berbasis Value Clarification Technique (VCT).

Melalui metode ini, guru diajak untuk lebih terarah dalam membantu siswa mengenali dan menginternalisasi nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Bapak dan Ibu guru sebenarnya sudah menerapkan nilai-nilai ini dalam pembelajaran. Namun melalui program ini, kami ingin memberikan penekanan agar penerapannya lebih terarah dan sistematis,” jelas Ketua Tim, Sigit Hariyadi, S.Pd., M.Pd.

Ia menambahkan, dengan VCT guru bisa berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa membentuk karakter melalui pembelajaran yang reflektif dan kontekstual.

Workshop yang diisi dengan diskusi kelompok, studi kasus, hingga sesi evaluasi itu terasa hidup. Para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman baru, tetapi juga ruang untuk berbagi pengalaman praktik di kelas.

Salah seorang guru SDN 2 Sambirejo bahkan mengaku mendapatkan pencerahan baru.

“Saya sudah mencoba menerapkan hal ini dalam pembelajaran, tetapi baru tahu kalau pendekatan tersebut ternyata termasuk metode VCT. Dengan pelatihan ini, saya jadi lebih paham dan termotivasi untuk menerapkannya kembali,” tuturnya.

Selain Sigit Hariyadi , S.Pd., M.Pd., tim pengabdian juga melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa, di antaranya, Kusnarto Kurniawan S.Pd., M.Pd., Kons, Achmad Miftachul ‘ilmi S.Pd., M.Pd, Dra Maria Theresia Sri Hartati M.Pd., Kons, Petra Kristi Mulyani S.Pd., M.Ed., Ph.D, Indrajati Kunwijaya, S.Pd., M.Pd, Nailah Rizqia Azhar, Dewi Ayu Setiyawati, M. Khautalfata Suhur, dan Mustofa Danu Seto.

Program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang positif, inklusif, dan bebas dari perilaku bullying.

Lebih dari itu, Unnes berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai daerah sebagai kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda Indonesia. St

 

 

You Might Also Like

BNSP Dorong Unissula Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1
Dr Supari: USM Komitmen Terdepan Jaga Keamanan Pilkada Serentak
Rayakan Dies ke-36, FSM Undip Makin Kuatkan Hasil Inovasi untuk Masyarakat
Pemimpin Harus Punya Visi dan Pemberani
Parameter Good Looking Berada di Diri Sendiri
TAGGED:Kenalkan Metode VCTTim Pengabdian UnnesTingkatkan Kompetensi Guruuntuk Bangun Karakter Positif Siswa
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?