
GROBOGAN (Jatengdaily.com) – Suasana SD Negeri 3 Belor pada Selasa (26/8) tampak berbeda. Anak-anak tersenyum riang saat seorang mahasiswa KKN Unnes, Haykal Rizky Ghaniazfa, datang membawa hadiah sederhana: sebuah poster edukasi berjudul “Cegah Demam Berdarah”.
Poster itu berisi pesan-pesan singkat tentang cara mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD). Mulai dari menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas, hingga menjaga kebersihan sekolah. Dengan tampilan penuh warna, poster ini langsung menarik perhatian siswa.
“Anak-anak perlu tahu sejak dini bagaimana cara melindungi diri dan lingkungannya,” ujar Haykal dengan mata berbinar. “Karena kebiasaan yang baik harus ditanamkan dari kecil.”

Poster tersebut menampilkan informasi sederhana: menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas, hingga menjaga kebersihan rumah dan sekolah. Bahasa yang ringan dan ilustrasi yang penuh warna membuat anak-anak mudah memahami pesan yang terkandung di dalamnya. Bukan sekadar bacaan, melainkan ajakan untuk beraksi.
Pihak sekolah langsung menempelkan poster itu di dinding strategis, dekat ruang kelas yang selalu dilalui siswa. Kini, setiap langkah kecil mereka akan diiringi pengingat tentang pentingnya menjaga kebersihan. “Ini bukan sekadar hiasan, tapi pengingat sehari-hari bagi anak-anak kami,” kata salah satu guru sambil tersenyum.
Di balik poster sederhana itu, tersimpan harapan besar. Bahwa generasi muda Desa Belor akan tumbuh dengan kebiasaan menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap kesehatan. Bahwa mereka tak lagi sekadar menjadi penonton ketika wabah Demam Berdarah melanda, tetapi tumbuh sebagai agen perubahan yang mampu melindungi diri dan lingkungannya.
Kegiatan ini hanyalah sepotong kecil dari rangkaian kerja mahasiswa KKN Unnes. Namun, bagi anak-anak SD Negeri 3 Belor, poster itu menjadi sahabat baru yang mengajarkan arti peduli. Seperti tagline yang diusung, “Bersama UNNES GIAT, Membangun Indonesia dari Desa,” langkah sederhana ini membuktikan bahwa perubahan besar seringkali lahir dari tindakan kecil yang penuh kepedulian.
Penulis; Haykal Rizky Ghaniazfa, Tim KKN Unnes GIAT-12 SKM Desa Belor-st
0



