Akan Padamkan Kebakaran, Petugas Damkar Tewas Tertabrak KA

Petugas Satlantas Polres Demak saat melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) kecelakaan KA Barang dengan sepada motor honda H 4891 JH, yang dikendarai korban Setyo Hadi Purnomo. Foto : ist

DEMAK (Jatengdaily.com) – Nasib naas dialami Setyo Hadi Purnomo (34), petugas Pemadam Kebarakan Pos Karangawen, yang tewas tertabrak Kereta Api (KA) Barang Nomor 132, di perlintasan tak berpalang di Desa Telogorejo – Karangawen, Selasa (5/11/2019).

Akibat musibah tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor Honda H 4891 JH sempat terseret beberapa meter hingga mengalami luka seeius di bagian kepala. Bahkan nyawanya tak tertolong meski warga sekitar telah melarikannya ke Puskesmas Karangawen.

Hingga usai prosesi pemakaman, suasana duka masih terlihat di kediaman korban di Dukuh Karangpacing Desa Rejosari Kecamatan Karangawen. Almarhum meninggalkan seorang istri, yang seorang karyawan pabrik. Serta dua puteri, masing-masing bernama Septi (10) dan Kesya (4).

Kepergian lelaki periang itu untuk selamanya tentu saja menjadi duka mendalam jajaran Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Demak, khususnya Pos Karangawen. Terlebih di antara sesama petugas damkar, almarhum dikenal rajin dan nyaris tak pernah mengeluh.

“Beliau pribadi yang sopan dan ramah. Hampir tak pernah mengeluh, dan selalu siap menjalankan tugas dalam kondisi apa pun. Semoga almarhum meninggal dalam kondisi terbaik husnul khotimah. Begitu pun keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap, Agus Wiyono, seorang rekan korban.

Dari beberapa informasi yang dihimpun, sebelum kecelakaan terjadi, korban melaju dari arah selatan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit H 4891 JH. Sesampainya di perlintasan rel kereta api tak berpalang di Telogorejo – Karangawen KM 02.00, diduga karena terburu-buru untuk membantu proses pemadaman api kebakaran di Pasar Waru, korban tak menyadari kedatangan KA Barang Nomor 132 yang meluncur kencang dari barat.

Akibatnya, kecelakaan antara KA Barang Nomor 132 dari arah Jakarta dengan sepeda motor yang dikendarai korban tak terhindarkan. “Diduga karena terburu-buru oleh panggilan tugas, sehingga korban hilang konsentrasi. Meski sudah dilarikan ke puskesmas, nyawa korban tak tertolong,” jelas Kasat Lantas Polres Demak AKP Nyi Ayu. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here