Anak Sholih dan Mama Tabarruk Santuni Yatim dan Disabilitas

Anak Sholih dan Mama Tabarruk Sekolah Islam Terpadu Kota Wali mendampingi Ketua Baznas Kabupaten Demak H Bambang Susetyarto saat membagikan bingkisan Ramadan kepada yatim piatu, penyandang disabilitas dan lansia. Foto:rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Banyak jalan menuju Roma. Pun banyak cara mendidik buah hati menjadi pribadi berkualitas. Berlatar belakang semangat mendidik anak bersyukur atas nikmat yang dilimpahkan Allah SWT, Anak Sholih dan Mama Tabarruk Sekolah Islam Terpadu Kota Wali Demak menggelar aksi sosial, Rabu (29/5).

Kegiatan berupa santunan anak yatim, kelompok disabelitas dan lansia sukses terlaksana berkat koordinasi Baznas dan Karang Taruna Kabupaten Demak.
Koordinator aksi Ayu Oktavia Puji Sukma Dewi menuturkan, di balik ketidaksempurnaan seseorang, diyakini ada keistimewaan yang dimiliki karena Allah Ta’ala. Begitu pun dalam diri yatim piatu serta para penyandang difabel, yang saling menguatkan karena ketidaksempurnaan dimiliki.

“Berangkat dari kondisi tersebut, kami berikhtiar mengajarkan anak-anak agar lebih bersyukur atas kesempurnaan yang dilimpahkan Sang Pencipta. Lewat kegiatan berbagi ini, diharapkan tumbuh empati anak sehingga peduli kepada sesama,” ujarnya, didampingi salah seorang wali murid Andriyani.

Hal yang membanggakan, dalam kegiatan sosial itu siswa-siswi Sekolah Islam Terpadu Kota Wali turut bersedekah dengan menyisihkan sebagian uang saku mereka. Sehingga terkumpul dana senilai Rp 21 juta lebih, yang kemudian ditasarufkan dalam bentuk uang juga busana muslim.

Ramadan 1440 H / 2019 semakin berkah, karena selain santunan uang dan pakaian ada pula perlengkapan lainnya seperti kursi roda juga paket sembako. Bantuan dari Baznas, Karang Taruna serta sejumlah dermawan lainnya.

Mereka yang beruntung mendapatkan berkah Ramadan melalui uluran tangan para dermawan kecil tersebut adalah 23 yatim piatu dan 37 penyandang disabelitas. Di samping juga 30 orang lansia.

“Semoga pengalaman kecil ini menjadi kesan terbaik dalam sanubari anak-anak. Sehingga mereka tumbuh sebagai pribadi berkualitas penuh empati. Aamiin,” pungkas Ayu Oktavia. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here