By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bapak Cekik Anak hingga Tewas Lalu Gantung Diri, Diduga Terlilit Masalah Ekonomi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bapak Cekik Anak hingga Tewas Lalu Gantung Diri, Diduga Terlilit Masalah Ekonomi

Last updated: 16 Juli 2019 19:26 19:26
Jatengdaily.com
Published: 16 Juli 2019 18:26
Share
Polisi memasang garis polisi di lokasi gantung diri warga Desa Bandungrejo Kecamatan Mranggen Demak. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Diduga terlilit masalah ekonomi, seorang bapak di Desa Bandungrejo Kecamatan Mranggen Demak nekat bunuh diri. Parahnya lagi, korban bernama Purwanto (43), diduga pula sebelum mengakhiri hidupnya tega mencekik anak kandungnya, Qonita (8) hingga tewas.

Kejadian di kebun bambu itu pertama kali diketahui oleh Mastukin, Selasa (16/7/2019) siang. Tepatnya saat ada pemburu burung berteriak minta tolong karena di rerumpunan bambu terlihat sesuatu tergantung pada salah satu batang bambu. Setelah didekati ternyata sesosok tubuh laki-laki sudah tak bernyawa.

“Tragisnya lagi saat warga berniat menolong, sekitar 20 meter dari penemuan korban gantung diri, ditemukan pula tubuh anak perempuan dalam posisi kaki terikat dan lidah terjulur dalam kodisi sudah meninggal dunia juga,” kata warga Dukuh Bandungmulyo itu.

Tanpa membuang waktu warga pun segera melapor ke Polsek Mranggen. Hingga tak lama kemudian petugas gabungan dari Polres Demak tiba dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Keterangan sejumlah warga, Purwanto yang setiap harinya bekerja sebagai sopir angkot itu beberapa hari terakhir sedikit berubah. Jarang bertetangga dan cenderung agak pendiam.

Sementara istrinya jarang di rumah karena bekerja sebagai buruh pabrik rokok. Sedangkan Qonita dititipkan di rumah adik sang istri.

“Kabarnya semalam tiba-tiba Purwanto datang ke rumah iparnya dan mengajak anak perempuannya itu jajan nasi goreng. Hanya saja ditunggu semalaman Qonita tidak dipulangkan, malah ditemukan sudah tak bernyawa di kebun bambu belakang rumah korban,” kata warga, yang enggan disebut namanya.

Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar melalui Kasat Reskrim Aris Munandar menjelaskan, belum diketahui motif korban menggantung diri. Namun sejumlah barang bukti telah diamankan. Begitu pula sejumlah saksi sudah diminta keterangannya untuk penyelidikan lebihb lanjut. rie-yds

You Might Also Like

Menyusul Tawuran SMK, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka
Tasyakuran Pelantikan Ita Menjadi Wali Kota Semarang, Pemkot Gelar Pesta Rakyat
Jateng Masih Dilanda Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Waspadai Banjir dan Longsor
Sidang Praperadilan Kapolda Jateng Digelar, Boyamin Nilai Penghentian Penyelidikan Kayu Ulin Tak Sah
Kelola 61% Pasar Semen Jawa Timur, SIG Perkuat Sinergi dengan Pelanggan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?