Pelaku tawuran siswa SMK di Kota Semarangd itangkap polisi. Foto: adri

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Satuan Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Semarang menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus tawuran antar pelajar SMK di Semarang, yang terjadi pekan kemarin.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan dalam aksi tawuran tersebut diikuti alumni. Afrizal terbukti menebas korban Aditya Nugroho hingga tangan kiri nyaris putus akibat sabetan parang.

“Sudah tiga yang kami tetapkan tersangka, diantaranya Afrizal alumni SMK 4, dan dua siswa dari SMK yang masih aktif kelas 3,” kata Irwan Anwar saat gelar perkara di Semarang, dilansir Selasa (7/9/2021).

Afrizal sendiri merupakan alumni SMK 4 ini mengaku emosi ketika mengetahui sekolahnya hendak diserbu oleh siswa SMK 3. Mengetahui kejadian itu, pelaku langsung mendatangi lokasi tawuran dengan membawa senjata tajam klewang.

“Jadi Afrizal ini terpancing emosi akhirnya terlibat turun langsung ikut membantu dan menebas korban saat tawuran,” jelasnya.

Kapolrestabes memastikan ketiga pelaku tersebut bakal dijerat Pasal 170 KHUP karena tindakannya yang menyebabkan korban mengalami luka berat.

“Tiga orang ini terancam penjara lima tahun dengan jeratan Pasal 170 KUHP. Mereka tetap disidang sesuai aturan berlaku. Karena untuk pelaku usia 18 tahun keatas sudah dianggap dewasa tetap kita proses,” ungkap Irwan Anwar.

Sedangkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyayangkan ulah yang dilakukan siswa dua sekolahan tersebut. “Saya imbau kepada setiap sekolah tetap belajar dengan benar, gunakan ilmu sebaik-baiknya. Dan saya pastikan PTM tetap jalan,” kata Hendrar Prihadi. Adri-she