SEMARANG (Jatengdaily.com) Berupaya untuk terus menjadikan Kampung Pelangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam waktu dekat berencana melakukan peremajaan kampung dengan daya tarik cat warna warni tersebut.
Upaya peremajaan Kampung Pelangi sendiri difokuskan pada pengecatan ulang tampilan muka rumah pada area permukiman di Kelurahan Randusari, Semaran Selatan. Pengecatan ulang dirasa penting untuk dilakukan, mengingat pasca pengecatan pada tahun 2017, warna Kampung Pelangi saat ini sudah mulai terlihat pudar. Hal itu seperti yang diungkapkan Hendi,p sapaan akrab Wali Kota Semarang.
Menurut Hendi, pengecatan ulang Kampung Pelangi merupakan upaya Pemerintah Kota Semarang mengembalikan lagi kecerahan warna warni, dimana menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung.
“Pengecatan ulang Kampung Pelangi kita lakukan guna mengembalikan kecerahan warna yang ada di Kampung Pelangi, dimana ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang untuk menggenjot kunjungan wisatawan ke sana,” ujarnya.
“Upaya ini dirasa penting karena Kampung Pelangi telah terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian di wilayah tersebut dan sekitarnya, sehingga Kampung Pelangi harus terus dijaga untuk hidup aktifitasnya,” tegas Hendi.
Di sisi lain, Ali selaku Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mengungkapkan jika rencana pengecatan ulang Kampung Pelangi dijadwalkan untuk dikerjakan pada pertengahan bulan Oktober tahun ini.
“Pengecatan ulang ini Insya Allah akan kita mulai pada pertengahan Oktober nanti. Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan pengecatan ulang tersebut”, tutur Ali.
“Rencananya juga pada akhir Oktober nanti akan digelar agenda ‘Festival Kampung Pelangi’, sehingga harapannya ada upaya yang berkesinambungan untuk terus menjaga Kampung Pelangi sebagai salah satu destinasi wisata utama di Kota Semarang,” tambahnya.
Secara detail dalam melakukan pengecatan ulang Kampung Pelangi, Disperkim Kota Semarang akan menggandeng pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), serta melibatkan masyarakat setempat. Secara teknis dari 250 pile yang dibutuhkan, melalui program CSR saat ini telah terkumpul cat sebanyak 100 pile yang diperkirakan jumlahnya akan bertambah.
Selain itu, rencananya dalam upaya peremajaan wajah kampung pelangi kali ini akan dihiasi dengan berbagai mural yang berbeda di setiap gangnya serta penambahan spot foto yang disediakan bagi para pengunjung.
Kembali, Wali Kota Semarang, Hendi mengharapkan nantinya dalam pengecatan ulang Kampung Pelangi bisa ada lebih banyak pihak yang terlibat, dibanding saat pengecatan awal.
Dimana pada saat itu sejumlah stake holder juga terlibat mendukung Hendi, yang berinisiatif untuk menyulap kawasan tersebut agar bisa menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kota Semarang yaitu dengan mengecat warna warni. Hendi pun siap untuk turun langsung berpartisipasi dalam pengecatan ulang Kampung Pelangi seperti sebelumnya.Ugl–st


