By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dua Penambang Pasir Tewas Tertimbun Longsor
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dua Penambang Pasir Tewas Tertimbun Longsor

Last updated: 25 Agustus 2019 10:48 10:48
Jatengdaily.com
Published: 25 Agustus 2019 10:48
Share
Lokasi penambangan pasir yang longsor. Foto: wing
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com)- Dua warga Kabupaten Tegal yang berprofesi sebagai penambang galian pasir di Desa Pandawa, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, tewas setelah tertimpa longsoran tebing, Sabtu (24/8/2019). Peristiwa itu juga melukai dua penambang lainnya.

Kapolsek Lebaksiu AKP I Ketut Wirnita saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di area penambangan galian C di Dukuh Seimbang, Desa Pendawa.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 tapi kami baru mendapat laporan pukul 11.30,” kata AKP Ketut Wirnita.

‎Menurut dia, terdapat dua korban tewas dan dua lainnya terluka akibat peristiwa tersebut. Para korban merupakan penambang tradisional.

“Saat kejadian para korban saat itu sedang mengayak pasir untuk selanjutnya diangkut ke truk. Tiba-tiba ada tebing setinggi sekitar enam meter yang longsor dan mengenai mereka. Yang meninggal dua orang, yang terluka dan dibawa ke rumah sakit dua orang,” ujarnya, Minggu (25/8/2019).

AKP Ketut menjelaskan identitas kedua korban tewas yakni ‎Karsono, warga Dukuh Seimbang, Desa Pendawa, dan Waluyo adalah warga Desa Dukuh Bangsa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Sedangkan satu korban luka diketahui bernama Dikin, warga Desa Kendalserut, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

“Korban meninggal dunia informasinya sudah dibawa pulang ke rumahnya‎. Korban luka dibawa ke RSUD dr Soeselo, Slawi,” katanya.

AKP Ketut mengatakan area penambangan merupakan lokasi galian C yang biasa didatangi oleh penambang tradisional.

“Penambang tradisional rata-rata warga sekitar,” kata dia.

Sementara itu, Humas RSUD dr Soeselo, Slawi, Kabupaten Tegal, Darmawan mengatakan terdapat dua korban yang dibawa ke rumah sakit. Satu korban sudah dalam kondisi meninggal, dan satu lagi mengalami luka.

“Informasinya memang ada empat korban. Dua meninggal dunia, dua terluka. Tapi yang dibawa ke sini (rumah sakit) satu orang meninggal dan satu orang terluka. Dua lainnya langsung dibawa pulang keluarganya,” ujar Darmawan.

‎Adapun korban yang mengalami luka, menurut Darmawan masih menjalani perawatan karena mengalami luka parah. “Korban luka masih sampai saat ini masih dirawat,” kata dia.

Sementara itu di lokasi kejadian yang berada bantaran Sungai Gung.Sabtu sore. Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal juga langsung menyelidiki kejadian tersebut. wing-she

You Might Also Like

Lapas Kelas 1 Semarang Tambah CCTV, Cegah Penyelundupan Narkoba dan HP
Berlangsung 5-7 September, Presiden Jokowi Pimpin 12 Sidang di KTT ASEAN 2023
Satukan Harapan Warga, SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran Pandansimo
IUP Ikom Undip Ajak Siswa SMA Mengenal Kampus Lewat ‘Seat In Class 2019’
Dari Dapur ke Legalitas, Menjaga Cita Rasa dan Keamanan di Balik Semarak Njajan Fest 2.0
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?