Dukung UMKM Jateng/DIY, Pelindo III Tanjung Emas Salurkan Bantuan Pinjaman

Ceo Regional Jateng Pelindo III Tanjung Emas Arief Prabowo menyalurkan dana progam kemitraan kepada salah satu calon mitra di kantor Pelindo III Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Foto: ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), peran penting untuk mendorong pertumbuhan produksi adalah penyediaan dana. Hal ini yang dirasakan oleh Dian Astutik salah satu pengusaha fucniture asal Yogyakarta yang berhasil melakukan ekspor hingga Jerman.

“Adanya bantuan dana, sangat membantu kami. Terutana kami banyak melakukan enovasi terhadap produk yang akan dihasilkan,” ujar Dian sapaan akrabnya saat hadir dalam acara  penyaluran dana progam kemitraan tahan I tahun 2019 PT Pelindo III (Persero) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,’’ jelasnya.  

Ia merasakan betul, beberapa tahun terakhir ini manfaat luar bisa dirasakan ketika bermitra dengan sebuah lembaga keuangan. “Melalui kemitraan ini, selain bantuan permodalan. Kami juga mendapatkan pembinaan dan bimbingan bahkan sampai kepemasaran,” tambahnya.

 Sementara itu, Ceo Regional Jateng Pelindo III Tanjung Emas Arief Prabowo menyampaikan, untuk tahap satu 2019 PT Pelindo III Tanjung Emas Regional Jawa Tengah dan DIY memberikan sebanyak 12 calon mitra binaan dengan nilai pinjaman sebesar Rp 755 juta.

 Kemitraan ini sangat penting, karena potensi usaha kecil cukup besar dan apabila diberdayakan akan menjadi soko guru. “Sehingga akan meningkatkan perekonomian daerah dan nasional, khususnya wilayah Jateng dan DIY,” tambahnya.

 Selain itu, juga untuk mendorong kegairahan dan kegiatan ekonomi serta memperluas lapangan kerja. Maka, adanya kepedulian sosial BUMN terhadap masyarakat umum, khususnya usaha Kecil, diharapkan timbul hubungan sosio-psikologis dan saling membutuhkan antara BUMN dengan masyarakat umumnya.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa dana program kemitraan merupakan Deviden milik BUMN yang diserahkan dan dikelola oleh pemerintah pusat yang kemudian dikembalikan untuk pengembangan usaha kecil, yang diharapkan dapat berperan dalam pembangunan perekonomian nasional,” harapnya.

Pinjaman yang diberikan ini juga sangat menguntungkan bagi calon mitra binaan karena biaya administrasi atau bunga pinjaman hanya sebesar tiga persen pertahun dan bunga menurun setelah pinjaman berjalan satu tahun.

Sementara progam kemitraan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1995 dengan jumlah totol pinjaman kurang lebih 341 miliar melalui kurang lebih 1677 mitra seluruh Jawa Tengah dan DIY. ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here