By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: FOTO: Embung Giriroto yang Multifungsi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Foto

FOTO: Embung Giriroto yang Multifungsi

Last updated: 18 Juli 2019 18:58 18:58
Jatengdaily.com
Published: 30 Juni 2019 10:24
Share
Embung Giriroto di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali selain sebagai penampung irigasi juga berkembang jadi objek wisata. Foto: yds
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) – Embung Giriroto yang terletak di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali merupakan penampung air irigasi yang belakangan berkembang multifungsi. Masyarakat baik dari daerah sekitar maupun wilayah Solo dan lainnya, menjadikan Embung Giriroto sebagai salah satu objek wisata.

Selain dilengkapi fasilitas wisata seperti perahu wisata, Embung Giriroto juga jadi lokasi pemancingan pada malam hari. Menurut warga setempat setiap pukul 19.00-24.00, dibuka sebagai tempat pemancingan umum. Ratusan orang selalu datang tiap hari memancing ikan. Praktis menjadi berkah bagi warga setempat karena bisa berdagang baik makanan, minuman maupun peralatan memancing.

Embung dibangun Kemenpupr melalui Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ditjen Sumber Daya Air dengan anggaran sebesar Rp 12,14 miliar, dan rampung pada akhir tahun 2018 lalu. Luas Embung Giriroto adalah 1,3 hektar, dengan kedalaman 6 meter dan volume 48.000 m3. Manfaat Embung Giriroto untuk menambah supply air Daerah Irigasi Cengklik seluas 74 hektar. Area irigasi di Desa Giriroto seluas 156 Ha berada di paling hilir dari jaringan Irigasi Cengklik. Setelah pabrik gula tidak beroperasi dan karena perubahan pola tanam dari tanaman tebu menjadi padi-padi-palawija maka terjadi peningkatan kebutuhan air.

Embung ini membantu pengairan areal pertanian warga setempat, yang semula cuma mengandalkan dari Waduk Cengklik. Foto: Jatengdaily.com/yds

__________________________________________________________

Sejumlah perahu wisata disediakan di embung ini sebagai fasilitas mengelilingi perairan embung. Foto:Jatengdaily.com/yds

__________________________________________________________

Jika pagi hingga sore wisatawan disediakan perahu wisata, kalau malam hari embung jadi lokasi pemancingan umum. Foto: Jatengdaily.com/yds

__________________________________________________________

Pedestrian di pinggir embung sering dimanfaatkan warga untuk jalan-jalan maupun jogging. Foto: Jatengdaily.com/yds

__________________________________________________________

Embung juga mempunyai view menarik, mulai dari sawah maupun pohon besar nan hijau di sekelilingnya. Foto: Jatengdaily.com/yds

You Might Also Like

FOTO: Relokasi Pasar Johar Semarang Tinggal Puing
FOTO: Sisa Jalur KA Betal di Dasar Waduk Gajah Mungkur
FOTO: Banjir di Kota Semarang
FOTO: Gunungan, Puncak Perayaan Sekaten Solo
FOTO: Bendung Colo, dari Irigasi, Pengendali Banjir hingga Objek Wisata
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?