JAKARTA (Jatengdaily.com)- Poster-poster demonstrasi mahasiswa beberapa waktu lalu menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Saat menjadi pembicara dalam acara Age of Pridea Fest 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (4/10/2019), Ganjar menyoroti maraknya poster-poster bernada pornografi yang dibawa mahasiswa.

Ganjar menyayangkan dibawanya poster-poster bernada porno oleh mahasiswa dalam aksi tersebut. Sebagai agen perubahan sosial, kaum intelektual itu seharusnya dapat berpikir jernih tentang apa yang akan dilakukan.

“Coba perhatikan, ada mahasiswi cantik bawa poster bertuliskan ‘Selangkanganku Bukan Urusan Negara’, ‘Gara-Gara RKUHP Saya Tidak Bisa Kelonan’. Coba lihat, itu vulgar sekali. Ada banyak, bahkan yang lebih vulgar,” kata Ganjar.

Sebagai mahasiswa lanjut dia, mereka seharusnya tidak melakukan hal tersebut. Apa yang terjadi lanjut dia, sudah keblabasan dan jauh dari budaya sopan santun Indonesia.

“Apa iya ini Indonesia? Apakah kita sebagai bangsa tidak punya lagi kepribadian dalam kebudayaan. Apakah ini generasi muda kita yang akan mengemban bangsa ini di masa yang akan datang?” ucap dia.

Ganjar menerangkan sudah tidak boleh lagi hal semacam itu terjadi. Semua pihak harus mengevaluasi tentang fenomena-fenomena tersebut, khususnya dunia pendidikan.

Budaya sopan santun lanjut Ganjar merupakan jati diri bangsa Indonesia. Meski dunia semakin maju, budaya bangsa tidak boleh dilupakan.

“Maaf, tidak boleh lagi terjadi hal seperti ini. Mahasiswa harus berubah, dunia pendidikan kita harus berbenah. Etika, kepribadian dan kebudayaan merupakan fondasi masa depan bangsa,” tutupnya.

Selain Ganjar, acara Age of Pridea Fest 2019 juga menghadirkan tokoh-tokoh hebat lainnya. Diantaranya Menteri BUMN, Rini Soemarno dan dua sineas Indonesia, Riri Riza dan Mira Lesmana. Mereka semua berbicara tentang masa depan Indonesia dan apa sumbangsih kaum millenial untuk ikut memajukan bangsa. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here