By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Grebeg Besar Demak, Tradisi Jelang Idul Adha
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Grebeg Besar Demak, Tradisi Jelang Idul Adha

Last updated: 21 Juli 2019 20:43 20:43
Jatengdaily.com
Published: 21 Juli 2019 20:43
Share
Bupati HM Natsir menabuh gong menandai pembukaan Pasar Rakyat Grebeg Besar Demak di Tembiring. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Grebeg Besar Demak kembali digelar 2019 ini. Sama halnya tahun-tahun sebelumnya, selain melestarikan tradisi budaya menjelang Idul Adha, dimaksudkan pula mengeksplor sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Pada pembukaan Pasar Rakyat Grebeg Besar Demak 2019, Plt Kepala Dinas Pariwisata sekaligus Ketua Panitia Grebeg Besar Demak 2019 Hj Tatik Rumiyati menyampaikan, sejak lama Grebeg Besar Demak menjadi agenda rutin menjelang Idul Adha. Selain melestarikan tradisi budaya sekaligus syiar Islam, kemeriahan yang mengiringinya pun dimaksudkan memberi hiburan masyarakat di samping meningkatkan kontribusi PAD.

Serangkaian kegiatan telah dijadwalkan. “Diawali pisowanan Bupati Demak ke Kasepuhan Kadilangu, dilanjutkan ziarah ke makam Sultan Fattah dan Sunan Kalijaga,” ujarnya.

Pada saat sama digelar pula Pasar Rakyat Grebeg Besar Demak. Keramaiannya dipusatkan di Parkir Wisata Tembiring itu dimulai 19 Juli hingga 18 Agustus.

“Malam menjelang Idul Adha digelar iring-iringan tumpeng sembilan dari pendapa kabupaten ke serambi Masjid Agung Demak. Sementara pagi harinya, usai Salat Idul Adha dilanjutkan iring-iringan minyak jamas dari kabupaten ke Kadilangu,” imbuh Tati Rimiyati.

H Muntohar dari Diana Ria Enterprise sebagai pengelola kegiatan mengatakan, tema wisata belanja keluarga masih diusung dalam penyelenggaraan Pasar Rakyat Grebeg Besar Demak. “Karena tak semata berorientasi bisnis, kami juga memberi tempat bagi para pelaku UMKM melariskan produk unggulannya. Di samping melibatkan warga lokal dalam bentuk dukungan pengamanan swakarsa, tiketing, dan petugas kebersihan,” ujarnya.

Bupati HM Natsir mengatakan kegiatan ini tak sekadar nguri-uri budaya leluhur, namun juga perekonomian masyarakat turut terangkat. “Yang penting Grebeg Besar Demak keramaiannya dipusatkan di kawasan Tembiring, sehingga Alun-alun dan lingkungan Masjid Agung Demak tetap bersih. Tidak boleh ada PKL, agar para tamu dan masyarakat yang beribadah di Masjid Agung Demak nyaman dan khusuk,” tandas bupati. rie-yds

You Might Also Like

TNI Dalami Penyebab Jatuhnya Pesawat Super Tucano di Pasuruan
Polri Ungkap Hasil Pemeriksaan Lie Detector Putri Candrawathi
Mahasiswa KKN Unnes Pasang Mading Kesehatan “Lentera Sehat” di PKD Belor
Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Bersih-Bersih di Masjid Agung Demak
First Anniversary, Semarang Royal Golf Fokus Kembangkan Bakat Atlet Junior di Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?