Guru Tak Boleh Lelah Menimba Ilmu

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Eko Pringgolaksito saat memberikan pengarahan pentingnya pengembangan kompetensi untuk mendukung profesionalitas. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Guru tak boleh lelah menimba ilmu. Sebab pendidikan bersifat dinamis dan terus berkembang. Karenanya para pendidik wajib selalu ‘update’ atau memperbarui persediaan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, untuk didistribusikan kepada anak-anak didiknya.

Pada Seminar Ikatan Guru TK Sertifikasi (IGTKS) Kabupaten Demak bertema ‘Menuju Guru Lebih Profesional dan Berdedikasi’ Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Eko Pringgolaksito menyampaikan, kebanggannya kepada insan pendidik yang tak bosannya menimba ilmu dan kembangkan kompetensi untuk mendukung profesionalitas.

“Sungguh luar biasa mereka yang masih merasa perlu menambah wawasan dan pengetahuan. Terlebih karena dunia pendidikan selalu mengalami perkembangan,” ujarnya, Selasa (29/10/2019).

Disebutkan pula, setidaknya ada dua tugas pokok Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Yakni penguatan pendidikan karakter dan peningkatan mutu pendidikan.

Sehubungan itu, lanjutnya, guru TK sebagai ujung tombak pendidik anak usia dini harus punya referensi kaitannya masa golden age. “Jangan sampai anak-anak nyanyinya ‘suket teki’, ‘cendol dawet’, dan ‘bojoku galak’ (lagu orang dewasa)” kata Koko – sapaan akrab Eko Pringgolaksito.

Menurut dia, akan lebih baik menanamkan cinta tanah air sebagai bagian mengawal pendidikan karakter anak-anak sejak dini. Terlebih daya serap pada memori anak relatif lebih tinggi di banding ketika mereka telah beranjak dewasa.

Kaitannya target guru profesional berdedikasi, menurut Eko Pringgolaksito, hendaknya diniatkan ibadah. Terlebih karena sertifikasi sudah diterima.

“Guru profesi sangat mulia. Guru TK khususnya, yang pertama mengajarkan etika dan budi pekerti. Mudah-mudahan upaya yang baik ini didukung orang-orang terbaik. Mari disyukuri dengan memberikan kemampuan terbaik bagi anak-anak. Kalaupun sekarang durung entuk donyane, yo minimal entuk akherate,” tuturnya.

Di sisi lain, Koordinator IGTKS Kabupaten Demak Ali Mustofa menambahkan, 400 lebih guru TK anggota IGTKS telah bersertifikasi. Kabar baiknya, dari keseluruhan guru TK yang telah bersertifikasi tersebut sebesar 99 persen telah berhasil impassing.

Harapannya, mereka tak berhenti pada berhasilnya impassing, namun berlanjut dengan upaya-upaya intensif pengembangan kompetensi. Sehingga hasilnya dapat untuk mendukung peningkatan profesionalitas. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here