By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Guru Tak Boleh Lelah Menimba Ilmu
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Guru Tak Boleh Lelah Menimba Ilmu

Last updated: 29 Oktober 2019 15:48 15:48
Jatengdaily.com
Published: 29 Oktober 2019 15:48
Share
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Eko Pringgolaksito saat memberikan pengarahan pentingnya pengembangan kompetensi untuk mendukung profesionalitas. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Guru tak boleh lelah menimba ilmu. Sebab pendidikan bersifat dinamis dan terus berkembang. Karenanya para pendidik wajib selalu ‘update’ atau memperbarui persediaan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, untuk didistribusikan kepada anak-anak didiknya.

Pada Seminar Ikatan Guru TK Sertifikasi (IGTKS) Kabupaten Demak bertema ‘Menuju Guru Lebih Profesional dan Berdedikasi’ Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Eko Pringgolaksito menyampaikan, kebanggannya kepada insan pendidik yang tak bosannya menimba ilmu dan kembangkan kompetensi untuk mendukung profesionalitas.

“Sungguh luar biasa mereka yang masih merasa perlu menambah wawasan dan pengetahuan. Terlebih karena dunia pendidikan selalu mengalami perkembangan,” ujarnya, Selasa (29/10/2019).

Disebutkan pula, setidaknya ada dua tugas pokok Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Yakni penguatan pendidikan karakter dan peningkatan mutu pendidikan.

Sehubungan itu, lanjutnya, guru TK sebagai ujung tombak pendidik anak usia dini harus punya referensi kaitannya masa golden age. “Jangan sampai anak-anak nyanyinya ‘suket teki’, ‘cendol dawet’, dan ‘bojoku galak’ (lagu orang dewasa)” kata Koko – sapaan akrab Eko Pringgolaksito.

Menurut dia, akan lebih baik menanamkan cinta tanah air sebagai bagian mengawal pendidikan karakter anak-anak sejak dini. Terlebih daya serap pada memori anak relatif lebih tinggi di banding ketika mereka telah beranjak dewasa.

Kaitannya target guru profesional berdedikasi, menurut Eko Pringgolaksito, hendaknya diniatkan ibadah. Terlebih karena sertifikasi sudah diterima.

“Guru profesi sangat mulia. Guru TK khususnya, yang pertama mengajarkan etika dan budi pekerti. Mudah-mudahan upaya yang baik ini didukung orang-orang terbaik. Mari disyukuri dengan memberikan kemampuan terbaik bagi anak-anak. Kalaupun sekarang durung entuk donyane, yo minimal entuk akherate,” tuturnya.

Di sisi lain, Koordinator IGTKS Kabupaten Demak Ali Mustofa menambahkan, 400 lebih guru TK anggota IGTKS telah bersertifikasi. Kabar baiknya, dari keseluruhan guru TK yang telah bersertifikasi tersebut sebesar 99 persen telah berhasil impassing.

Harapannya, mereka tak berhenti pada berhasilnya impassing, namun berlanjut dengan upaya-upaya intensif pengembangan kompetensi. Sehingga hasilnya dapat untuk mendukung peningkatan profesionalitas. rie-yds

You Might Also Like

Amerika Serikat Tangguhkan Sementara Visa Pelajar, Kemendiktisaintek Siapkan Solusi
Kunjungi SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah, Mendikdasmen Beri Santunan Keluarga Korban Kecelakaan Kalijambe Purworejo
Masyarakat Demak Senang Lintasan Ujian Praktek SIM Dipermudah
Perhutani Jateng Lepas Peserta Pertikawan
Waspadai Pencatut Nama Pejabat Mengaku Bisa Urus Kuota Impor
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?