By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hirup Gas Beracun di Sumur, Dua Warga Demak Tewas
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hirup Gas Beracun di Sumur, Dua Warga Demak Tewas

Last updated: 4 September 2019 16:37 16:37
Jatengdaily.com
Published: 4 September 2019 16:37
Share
Tim Gabungan sedang evakuasi korban meninggal dunia akibat gas beracun dalam sumur yang sedang dikuras. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Nasib malang dialami Slamet Riyadi (50) dan M Muawid Efendi (32), Rabu (4/9/2019). Dua warga Dukuh Rimbu Lor, Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen Demak itu ditemukan tak bernyawa, akibat menghirup gas beracun di dasar sumur tetangga mereka, Sudardi (60).

Menurut keterangan anak Slamet Riyadi, Zaeni (30), telah lama membuka jasa pengurasan sumur gali. Pagi sekitar pukul 09.00 dirinya bersama sang ayah pergi ke rumah Sudardi, untuk membersihkan sumur dari endapan lumpur.

“Jam 9.30 an kami mulai menguras air dalam sumur menggunakan mesin pompa listrik. Setelah air sumur asat (mengering), Bapak turun ke sumur menggunakan tali untuk membersihkan lumpurnya,” kata Zaeni.

Lubang sumur maut yang merenggut dua korban jiwa akibat keracunan gas. Foto; rie

Namun ditunggu beberapa saat, tak terdengar aktivitas dalam sumur. Bahkan saat Zaeni memanggil-manggil ayahnya, tak ada jawaban dari Slamet Riyadi. Khawatir terjadi sesuatu pada ayahnya, Zaeni berlari meminta pertolongan tetangga depan rumah Sudardi, M Muwahid Efendi.

Tanpa banyak bicara, Muwahid langsung turun ke sumur berniat memberikan pertolongan. Namun beberapa saat kemudian terdengar suara berdebum keras, seperti beban berat tercebur dalam sumur.

Sadar bahwa Muwahid gagal membawa keluar Slamet Riyadi, Zaeni spontan berteriak-teriak minta tolong. Hingga berdatangan tetangga kiri-kanan rumah Sudardi memberi bantuan. Bahkan tak lama datang pula petugas dari Polsek, Koramil dan Puskesmas Karangawen yang telah dihubungi warga.

Namun karena keterbatasan alat, petugas Polsek dan Koramil Karangawen pun menghubungi BPBD Kabupaten Demak juga Basarnas Kota Semarang. Setelah bebetapa saat, gas beracun dalam sumur berhasil dibuang, dan tim gabungan pun segera melakukan evakuasi korban.

“Naas saat berhasil dikeluarkan dari sumur berkedalaman 12 meter itu, kedua korban sudah tak tertolong. Diduga keduanya meninggal dunia akibat menghirup gas beracun dalam sumur yang dikuras,” kata Kalak BPBD Kabupaten Demak HM Agus Nugroho LP, didampingi Kabid Darlogpal imam Fikri dan Kabid Rehabrekon Suprapto.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua korban segera dilarikan le Puskesmas Karangawen. Sementara sumur beracun di pekarangan rumah Sudardi dipasang pitas kuning pembatas dari kepolisian, untuk kepentingan olah TKP. rie-yds

You Might Also Like

Bawaslu Buat Posko Aduan Pelanggaran Pencocokan dan Penelitian KPU
571 Orang Isolasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Kapasitas Tersisa 228
Kendaraan Bermotor Jadi Penyebab Utama Polusi Udara Tinggi di Jakarta
Provinsi Jateng Perlu Membentuk Dinas Kebudayaan
Cegah Meluas, Kementan Tangani Kasus Antraks di DIY
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?