in

Hutomo Ubah Limbah Plastik Jadi BBM untuk Diesel dan Motor

Hutomo menunjukkan BBM dari limbah plastik yang dia buat. Foto: wing

TEGAL (Jatengdaily.com)-Kreatifitas pria asal Kota Tegal ini patut diacungi jempol lantaran mampu menyulap sampah plastik yang berada di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) menjadi bahan bakar minyak (BBM). Hebatnya lagi, BBM itu sudah bisa dimanfaatkan untuk mesin diesel dan sepeda motor.

Adalah Hutomo (40), warga Kelurahan Panggung Kota Tegal yang mampu menciptakan alat destilasi plastik. Sebuah perangkat sederhana yang mampu merubah sampah-sampah itu menjadi bbm.

Hutomo mengungkapkan awalnya dia prihatin dengan kondisi sampah yang menumpuk di TPST. Dari keprihatinan ya itulah, muncul ide untuk membuat alat yang mampu mengubah sampah plastik menjadi sesuatu yang berguna.

“Selanjutnya, saya berupaya mencari informasi melalui internet sehingga munculah ide membuat alat yang bisa merubah sampah menjadi BBM,” katanya.

Selanjutnya, kata Hutomo, selama beberapa bulan dia lebih intens menggali informasi hingga kemudian tercipta alat itu. Namun, kali pertama alat itu diujicoba belum berhasil.

Kegagalan itu tak membuat dia menyerah. Ia terus melakukan beberapa kali percobaan hingga berhasil membuat alat yang sesuai dengan harapannya.

“Ini baru sekitar satu bulan alatnya berhasil dibuat. Dan sudah diuji coba,” katanya.

Hutomo mengatakan saat ini alat ciptaannya mampu melebur plastik 5 kilogram menjadi 1 liter premium, 2 liter solar dan 1 liter minyak tanah. Banyak sedikitnya jenis BBM yang dihasilkan tergantung jenis plastik yang diproses,meski dirinya mengaku hasil temuanya ini blm di test oleh Instansi terkait.

“Kalau jenis PP lebih banyak premiumnya. Jadi tergantung bahan plastiknya,” jelasnya.

Hutomo menambahkan hasil penyulingan itu sudah diujicobakan dengan digunakan pada mesin. Untuk solar telah digunakan pada mesin pencacah sampah, sedangkan premium digunakan untuk sepeda motor. “Selama ini tidak ada kendala pada mesin,” tandasnya.

Lurah Panggung Heru Sukoco mengatakan dengan temuan semacam itu, pihaknya sangat menyambut baik. Kedepan pihaknya akan mendorong untuk dilakukan uji oleh instansi terkait.

“Selain itu, kita berharap nantinya TPST yang ada bisa menerapkan hal yang sama,” katanya. wing-she

Written by Jatengdaily.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Antisipasi Kecurangan PPDB Zonasi, Harus Prioritaskan Kartu Keluarga

Presiden Arahkan Jalur Prestasi PPDB Sistem Zonasi Ditambah, Kini Jadi 15%