IIDI Bantu Jamban Warga Bandarharjo

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana saat menerima secara simbolis bantuan dari IIDI Kota Semarang.Foto: Ugl

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Warga RW 2 Kelurahan Bandaharjo Semarang Utara, kini patut bahagia. Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kota Semarang memberikan bantuan 50 unit jamban, untuk hidup sehat, melalui jamban pribadi.

Konsultan Gerakan Jambanisasi IIDI Kota Semarang, Budi Laksono, mengatakan IIDI mengajak warga Kota Semarang untuk hidup sehat. Dalam waktu tidak kurang dari satu bulan, pihaknya memberikan motivasi dan pembinaan kepada warga terkait konsep jamban murah, mudah, dan cepat.

IIDI tidak hanya memberikan jamban saja, pihaknya berusaha memberikan pemahanan kepada masyarakat terkait jamban yang sehat, dan murah serta dapat dipasang sendiri.

“Masyarakat berpikir jamban yang sehat merupakan jamban yang sudah berkeramik dan lain-lain. Tapi sebenarnya tidak,” katanya.

Dikatakan, jamban yang sehat yaitu jamban yang memiliki isolasi kotoran yang tidak mencemari lingkungan, tidak ada serangga yang keluar masuk, dan jauh dari sumur.

“Sepictank juga tidak menimbulkan kecelakaan, tidak mengeluarkan bau. Kloset juga harus selalu ada air,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IIDI Kota Semarang, Hetty Zen Budi Palarto menambahkan, pemberian jamban kepada warga Bandarharjo merupakan bagian rangkaian kegiatan bulan bhakti IIDI 2019.

Selain pemberian jamban, pihaknya juga memberikan berbagai penyuluhan kepada siswi, ibu hamil, calon ibu hamil, bayi, dan balita.

“Tema yang kami ambil yakni cegah stunting untuk mendapatkan generasi penerus yang sehat cerdas dan berkualitas melalui germas. Oleh karena itu, kami mengadakan berbagai penyuluhan, tes HB, dan memberikan vitamin,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan IIDI Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari konsep bergerak bersama yang dicanangkan oleh Wali Kota Semarang.

“Kami mengucapkan terima kasih. Ini bukti bahwa bergerak bersama sangat luar biasa. Melalui keterbatasan anggaran Pemkot, masyarskat tetap bisa terbantu, hidup sehat, dan bersih,” katanya. Ugl—st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here