By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jalur Pendakian Merbabu Masih Ditutup pada Tahun Baru
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jalur Pendakian Merbabu Masih Ditutup pada Tahun Baru

Last updated: 29 Desember 2019 19:29 19:29
Jatengdaily.com
Published: 29 Desember 2019 19:29
Share
Gunung Merbabu, jalur pendakiannya masih ditutup pada malam Tahun Baru 2020. Foto: yds
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Masyarakat dipatstikan tak atan bisa merayakan Tahun Baru 2020 di puncak Gunung Merbabu. Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) untuk sementara menutup untuk umum jalur pendakian ke puncak Gunung Merbabu pada malam pergantian tahun 2020.

Penutupan jalur pendakian tersebut sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa bulan lalu. “Jalur pendakian Merbabu untuk malam Tahun Baru 2020 masih ditutup untuk umum,” kata Kepala Tata Usaha (TU) BNTGMb Johan Setyawan.

Sebelumnya melalui laman tngunungmerbabu.org menyebutkan, pasca kejadian kebakaran hutan, kondisi ikatan tanah bekas kebakaran belum stabil. Akibat kejadian angin kencang, terdapat pohon tumbang yang melintang di jalur pendakian. Mengawali musim penghujan, terdapat jalur pendakian yang tergerus air sehingga menimbulkan longsoran batu dan tanah.

Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pendaki. Dengan pertimbangan tersebut, jalur pendakian masih ditutup. Upaya penanganannya saat ini masih dilakukan dengan melakukan pembersihan jalur dari kayu tumbang, pembuatan trap, pembuatan sodetan air, dan penambahan papan informasi sebagai panduan para pendaki.

Johan mengatakan peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Merbabu telah menghanguskan sekitar 650-an hektare lahan dari lahan seluas sekitar 5.800-an hektare. Kebakaran lahan di kawasan zona tradisional yang berbatasan dengan kawasan desa, zona rehabilitasi, zona rimba, dan zona inti. yds

You Might Also Like

Kemenkes Targetkan 53 Juta Siswa Ikut Cek Kesehatan
Gempa Multiphase Merapi Kian Tinggi, Magma 1,5 Km dari Puncak
Pilkada Solo, Pasangan Puguh Kembalikan Formulir, Gibran Urus KTA PDIP
Mantan Sekda Kota Tegal Edi Pranowo Ditahan dalam Kasus Bokong Semar
Transformasi Sektor Teknologi, PT Semen Gresik Raih INDI 4.0 Tahun 2024 
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?