Jalur Pendakian Merbabu Masih Ditutup pada Tahun Baru

Gunung Merbabu, jalur pendakiannya masih ditutup pada malam Tahun Baru 2020. Foto: yds

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Masyarakat dipatstikan tak atan bisa merayakan Tahun Baru 2020 di puncak Gunung Merbabu. Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) untuk sementara menutup untuk umum jalur pendakian ke puncak Gunung Merbabu pada malam pergantian tahun 2020.

Penutupan jalur pendakian tersebut sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa bulan lalu. “Jalur pendakian Merbabu untuk malam Tahun Baru 2020 masih ditutup untuk umum,” kata Kepala Tata Usaha (TU) BNTGMb Johan Setyawan.

Sebelumnya melalui laman tngunungmerbabu.org menyebutkan, pasca kejadian kebakaran hutan, kondisi ikatan tanah bekas kebakaran belum stabil. Akibat kejadian angin kencang, terdapat pohon tumbang yang melintang di jalur pendakian. Mengawali musim penghujan, terdapat jalur pendakian yang tergerus air sehingga menimbulkan longsoran batu dan tanah.

Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pendaki. Dengan pertimbangan tersebut, jalur pendakian masih ditutup. Upaya penanganannya saat ini masih dilakukan dengan melakukan pembersihan jalur dari kayu tumbang, pembuatan trap, pembuatan sodetan air, dan penambahan papan informasi sebagai panduan para pendaki.

Johan mengatakan peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Merbabu telah menghanguskan sekitar 650-an hektare lahan dari lahan seluas sekitar 5.800-an hektare. Kebakaran lahan di kawasan zona tradisional yang berbatasan dengan kawasan desa, zona rehabilitasi, zona rimba, dan zona inti. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here