By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kemarau, Puluhan Desa di Tegal Gantungkan Suplai Air Bersih
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemarau, Puluhan Desa di Tegal Gantungkan Suplai Air Bersih

Last updated: 10 Juli 2019 15:38 15:38
Jatengdaily.com
Published: 10 Juli 2019 15:35
Share
Warga berebut air bersih yang disalurkan ke desa-desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Foto: wing
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com) -Sebanyak 15 tangki atau 75.000 liter air bersih disalurkan ke desa-desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah yang mengalami krisis air bersih akibat dampak dari mulainya musim kemarau.

Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal Sunarto mengungkapkan, 75.000 liter air bersih disalurkan selama kurun waktu 10 hari terakhir untuk memenuhi permintaan bantuan air bersih di desa-desa yang dilanda kekeringan.

“Selama 10 hari, total 15 tangki atau 75.000 liter air bersih sudah kami dropping di 10 desa di ‎tiga kecamatan yang membutuhkan bantuan air bersih,” kata Sunarto, Selasa 9 Juli 2019.

‎Ke-10 desa itu berada di Kecamatan Suradadi sebanyak empat desa, Kecamatan Warureja sebanyak lima desa, dan Kecamatan Kedungbanteng sebanyak satu desa.

Dari assesment dan pemetaan kami ada 20 desa di lima kecamatan yang diperkirakan terdampak kekeringan selama musim kemarau. Di masing-masing desa itu disalurkan bantuan air bersih 5.000-10.000 liter. “Warga yang terdampak kekeringan di 10 desa itu ada 8.752 jiwa,” ujar Sunarto.

Menurut Sunarto, penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan hingga September untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

“Dari assesment dan pemetaan kami ada 20 desa di lima kecamatan yang diperkirakan terdampak kekeringan selama musim kemarau,” katanya.

Bantuan air bersih itu di antaranya disalurkan di Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Selasa 9 Juli 2019 siang. Ratusan warga di desa yang terletak di wilayah pantura itu langsung menyerbu mobil tangki air bersih dengan membawa ember, jerigen, hingga galon.

Menurut salah satu warga, Eni (35 tahun), krisis air bersih sudah dialami sejak satu bulan terakhir. Dia mengaku terpaksa membeli jika tidak ada bantuan air bersih dari instansi pemerintah. “Kalau bisa ada bantuan air bersih terus setiap hari,” katanya. wing-she

You Might Also Like

Bantu Percepatan Covid-19, Gibran Rakabuming Serahkan APD
Deklarasikan Mahfud MD Jadi Cawapres, Megawati Titip Pesan ke Istri Ganjar
Kejagung Panggil Menpora Senin Hari Ini Guna Usut Kasus Korupsi BTS 4G Kominfo
Wali Kota Agustina Pastikan Inflasi Semarang Stabil Jelang Ramadan
Pemerintah akan Berantas Mafia Perdagangan Orang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?