By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kematian Pekerja Tongkang, Polisi Duga Ada Kelalaian Kerja
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kematian Pekerja Tongkang, Polisi Duga Ada Kelalaian Kerja

Last updated: 31 Juli 2019 09:41 09:41
Jatengdaily.com
Published: 31 Juli 2019 09:41
Share
Korban saat dievakuasi Basarnas. Keempat korban, kini sudah dimakamkan di asalnya masing-masing. Foto: Basarnas
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kepolisian masih terus menyelidiki kematian pekerja di Kapal Tongkang Zulkifli 2, di PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Jalan Asahanm Pelabuhan Tanjungmas, Semarang yang terjadi Minggu (28/7/2019) sekitar pukul 22.00 WIB itu.

Dari penyelidikan sementara yang dilakukan Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terkait tewasnya empat pekerja, menduga ada unsur kelalaian yang mengakibatkan kecelakaan kerja. Demikian dikatakan oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang AKP Samsu Wirman.

Dugaan kuat, berdasarkan temuan adalah adanya unsur kelalaian setalah pihaknya bersama petugas inafis Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan lapangan.

“Ada unsur kelalaian kerja saat melakukan aktifitas di dalam palka kapal tongkang. Tidak memakai peralatan atau kelengkapan safety saat bekerja,” jelasnya, Selasa (30/7/2019).

Dugaan awal karena menghirup gas beracun di ruang palka kapal tongkang, belum dipastikan kebenarannya. Sebab, Samsu mengatakan bahwa hasilnya menunggu dari Labfor Mabes Polri Cabang Semarang tiga hari ke depan

Sementara itu pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas sudah melakukan pemeriksaan terhadap agen yang ditunjuk pemilik kapal untuk melakukan perbaikan kapal.

Kejadian tersebut menimpa Mardjono (61) asal Gondosari II N0.39 RT 07/17 Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi. Sedangkan 3 korban lainnya adalah Lamani (32), Muhammad Nur Huda (22) dan Jadi (33), ketiganya berasal Desa Pentur, Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali.

Ketiga korban asal Simo Boyolali, langsung dimakamkan setibanya di desa mereka Senin (29/7/2019) sore. Sedangkan korban Mardjono sebenarnya juga warga desa setempat namun sudah menetap di Bekasi sehingga dimakamkan di Bekasi. Ody-she

You Might Also Like

Jateng Bakal Miliki Peternakan Sapi Perah Terbesar, Kapasitasnya Capai 30 Ribu Ekor
Kongres Perempuan Jateng Lahirkan Tujuh Rekomendasi
Inovasi Ekstrak Kemangi Antar Mahasiswa TRKI SV Undip Raih Juara Nasional
Nova Arianto Apresiasi Dukungan Penuh PSSI dalam Persiapan Timnas U-17
Wakil Ketua DPR Divonis Hukuman 6 Tahun Penjara
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?