Komda Lansia Rintis Sekolah Lansia

Wakil Bupati Semarang yang juga Ketua Komda Lansia Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan warga lansia Desa Kenteng Bandungan. Foto : dok.Diskominfo Kab. Semarang.

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Kabupaten Semarang merintis pembentukan sekolah bagi warga lansia guna meningkatkan mutu kehidupan warga lansia di Kabupaten Semarang. Untuk tahap pertama tahun 2019, Komda Lansia akan melatih 20 orang calon pengajar dari empat desa binaan Komda Lansia.

‘’Para calon pengajar tersebut juga dari warga lanjut usia. Mereka akan dilatih oleh tenaga ahli dari UGM Yogyakarta,’’ jelas Sekretaris Komda Lansia Sri Sunariningsih Rismonowati di sela penyerahan bantuan sembako kepada warga lansia oleh Wakil Bupati Semarang yang juga Ketua Komda Lansia Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha, di Aula Kantor Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (19/6/2019).

Rismonowati mengungkapkan, calon pengajar sekolah lansia berasal dari Desa Gedong Kecamatan Banyubiru, Desa Kenteng Bandungan, Lemahireng Bawen dan Desa Timpik Kecamatan Susukan. Setiap desa akan dipilih 5 orang lansia untuk mengikuti pelatihan sebagai pengajar.

‘’Materi pengajaran akan spesifik terkait keagamaan, kesehatan, dan materi lain sesuai kehidupan para lansia. Di akhir pengajaran ada tes akhir, setiap peserta calon pengajar akan diwisuda layaknya sarjana yang lulus pendidikan lengkap dengan toga,’’ jelasnya.

Menurut Rismonowati, Komda Lansia Kabupaten Semarang juga akan memberikan materi pelatihan bagi warga lansia. Seperti tahun lalu, kelompok warga lansia dari Desa Kenteng mendapat pelatihan membatik. ‘’Hasilnya, tahun ini mereka telah memproduksi batik lokal dan telah menerima pesanan dari berbagai pihak,’’ katanya.

Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menegaskan komitmen Pemkab Semarang melalui Komda Lansia untuk mensejahterakan warga Lansia. ‘’Pertama yang penting adalah menjaga kesehatan warga Lansia. Kita juga siapkan berbagai kegiatan agar mampu membahagiakan mereka, serta memberikan berbagai pelatihan ketrampilan guna mendukung usaha ekonomi produktif mereka,’’ katanya.

Nugraha mengungkapkan, dari data Komda Lansia diketahui usia harapan hidup warga Kabupaten Semarang meningkat dari 70 tahun menjadi 73 tahun. ‘’Ini menunjukkan kesejahteraan dan mutu kehidupan warga usia lanjut semakin membaik,’’ ujarnya.

Terkait bantuan sembako, tahun ini Komda Lansia Kabupaten Semarang menyediakan 800 paket. Tahap awal telah disalurkan bantuan 150 paket sembako kepada warga lansia di Desa Gedong Banyubiru, kemudian di Desa Lemahireng, Timpik dan Kenteng Bandungan masing-masing 100 paket sembako. Sedangkan sisanya akan dibagikan kepada warga lansia dibeberapa desa terpilih. rus-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here