JAKARTA (Jatengdaily.com)– Banyak cara untuk memotivasi orang agar lebih berprestasi. Hal itu dilakukan Lola Amaria selaku sutradara kepada Aries Susanti Rahayu sang jawara dunia panjat tebing dan peraih dua medali emas Asian Games 2018.
“Kisah hidup Aries sampai juara dunia sangat inspiratip, bayangin dari keluarga sederhana nun jauh di kampung Grobogan Jawa Tengah. Makanya saya mau produksi film 6,9 detik,” ujar Lola Amaria usai nobar di Bioskop XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan.
Di film yang dibintang utamai Aries Susanti Rahayu dan Ariyo Wahab ini Lola tidak saja ingin memberi inspiratif kepada generasi muda, juga ingin memotivasi Aries agar bisa memecahkan rekor dunia panjat tebing 7,1 yang direbut atlet China.
“Lewat film ini, saya ingin memberi motivasi pada Aries agar bisa pecahkan rekor dunia pada Olimpiade Tokyo 2020, makanya saya kasih judul film 6,9 detik. Agar selalu diingat Aries, karena waktu latihan rekor Aries 6,8 detik,” kata sutradara Minggu Pagi di Victoria Park ini.
Meski film 6,9 Detik sangat inspiratip dan lumayan bagus tapi Lola nggak kepikiran mengikutkan filmnya pada Academy Awards 2021.
“Ternyata ikut Academy Awards biayanya lumayan besar, makanya saya nggak kepikiran untuk mengikut sertakan film ini pada Academimy Awards,” pungkas Lola Amaria. By-she


