By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masa Pengenalan Sekolah, SMP 38 Luncurkan Kampling Estila
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masa Pengenalan Sekolah, SMP 38 Luncurkan Kampling Estila

Last updated: 17 Juli 2019 17:10 17:10
Jatengdaily.com
Published: 17 Juli 2019 17:10
Share
Kepala SMP N 38 Slamet meresmikan progam Kampling Estila secara simbolis kepada siswa baru dalam MPLS di SMP N 38 Semarang, Rabu (17/7/2019). Foto: Ody
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Hal berbeda dilakukan SMP Negeri 38 Semarang dibanding sekolah-sekolah lain. Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2019/2020, sekolah meluncurkan program “Kamling Estila” (Kampanye Linguistik SMP Tiga Delapan).

Kepala SMP N 38 Semarang Slamet menyampaikan Kamling Estila merupakan program yang berisi untuk mengkampanyekan penggunaan bahasa secara baik dan benar.

Bahasa yang dikembangkan adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, bahasa Inggris sebagai tuntutan bahasa internasional, dan bahasa Jawa sebagai bahasa ibu dalam rangka mendukung kearifan lokal.

“Secara praktis ketiga bahasa ini sudah masuk dalam struktur kurikulum sekolah, namun kami ingin lebih mengkampanyekan penggunaannya mengingat besarnya manfaat yang akan diperoleh dengan menggunakan bahasa tersebut lebih baik,” ujarnya, Kamis (17/7/2019).

Menurutnya, pendekatan kampanye linguistik adalah menggunakan kegiatan ekstrakurikuler secara bertahap dan berkesimbungan.

Pengembangan penggunaan Bahasa Indonesia, dikembangkan dengan ekstrakurikuler jurnalistik yang sudah dimulai sejak tahun pelajaran 2018/2019, dengan dilanjutkan penerbitan majalah sekolah.

Pengembangan penggunaan Bahasa Inggris, dikembangkan dengan ekstrakurikuler ECC (English Conversation Clubb).

“Kegiatan ekstrakurikuler ini pada dasarnya sudah dimulai sejak tahun pelajaran 2018/2019 juga, dan pada tahun pelajaran 2019/2020 ECC digunakan sebagai ekstrakurikuler wajib untuk kelas 7 selain ekstrakurikuler pramuka,” jelasnya.

Berkaitan dengan program Kamling Estila, lanjut Slamet akan dikembangkan lebih lanjut untuk mengkampanyekan penggunaan bahasa Jawa di lingkungan generasi muda dan pelajaran melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Program Kamling Estila pada saat ini lebih mengedepankan muatan bahasa Inggris, hal ini sejalan dengan tuntutan, tantangan, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini yang sudah tidak dapat lagi untuk menutup diri.

“Berkaitan dengan hal tersebut bahasa komunikasi internasional menjadi kebutuhan mendasar yang harus dikembangkan di lingkungan sekolah,” tegasnya. Ody-she

You Might Also Like

Polri Gunakan Lie Detector Guna Sidik Kasus Brigadir J
Komunitas KejarMimpi Bahas Beasiswa Internasional
Polda Jateng Bongkar Jaringan Premanisme Berkedok Wartawan, Ditreskrimum Sebut Beranggotakan 175 Orang Tersebar di Berbagai Kota
Datangkan Tenaga Ahli, MAJT Sembelih Hewan Kurban Pada Hari Tasyrik
Kedua Orang Tua Meninggal Terpapar Covid, Kakanwil Kemenag Janji Fasilitasi Sekolah Ghifari hingga Perguruan Tinggi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?