in ,

Menu Kepala Manyung Bu Siti Ramai Dipesan Pegawai Pemerintahan

Siti Muniroh (43) sedang memasak menu spesial kepala manyung bertempat di belakang Kantor Disporapar Jateng Jalan Pemuda Semarang, Senin, (1/7/2019). Foto: ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Warung Makan Kepala Manyung milik Bu Siti mendadak viral di kalangan group WhatsAap (WA) pegawai pemerintahan Jawa Tengah. Warungya yang berlokasi di Belakang Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah di Jalan Pemuda Semarang ini ternyata banyak didatangi orang yang akan makan kepala manyung.

Pasalnya, warung yang baru dibuka selama dua hari ini dapat menghabiskan sebanyak 30 porsi kepala manyung yang dipesan oleh para pegawai ASN dan Non ASN saat jam istirahat tiba.

“Saya baru buka dua hari sejak hari Jumat kemarin dan Senin hari ini, menyediakan 30 porsi habis dipesan,” kata Siti saat ditemui jatengdaily.com di lokasi, Senin (1/7/2019).

Siti Muniroh (43) nama lengkapnya, mengaku kaget namun senang, menu spesial kepala manyung mendadak ramai di kalangan pegawai.

Ia mengatakan, membuat menu ini hanya berbekal pengalaman. Ia menceritakan, sebelum berjualan di lingkungan pegawai, ibu tiga anak ini sudah berjualan kurang lebih 20 tahun di lingkungan rumahnya di Jalan Karanganyar Kawasan Tugu Wijaya Kusuma Semarang.

“Sudah 19 tahun lebih saya jualan menu kepala manyung di rumah. Alhamdulillah ramai, biasanya Sabtu dan Minggu pesanan banyak,” katanya.

Menurutnya, tidak ada resep khusus untuk memasak menu kepala manyung. Ia mengatakan, seperti halnya orang lain memasak. Bumbunya terdiri dari rempah-rempah seperti jahe, kencur, miri, daun salam, laos, kemiri, bawang merah/putih, cabe dan lainnya.

“Namun, yang menjadi beda masakan ini. Saya mengolah kepala mayung dengan cara yang berbeda khususnya untuk menghilangkan rasa amis pada ikan manyung,” terangnya.

Pertama, kepala manyung dicuci dengan air jeruk lemon kemudian ditiriskan dan disiram air hangat tujuannya biar tidak amis. Setelah itu masuk proses pencampuran bumbu-bumbu yang sudah disiapkan.

“Kurang lebih 30 menit untuk memasak ikan manyung ini” tegas ibu yang pernah sekolah di Perhotelan Jurusan Pariwisata di Semarang.

Masakan kepala manyung bu Siti, diserbu ASN saat jam istirahat. Foto: Ody

Adapun menu kepala manyung dijual dengan harga Rp 30 ribu/posri ditambah nasi dan es teh. “Kalau hanya kepala manyung saya jual Rp 25 ribu saja” ujarnya.

Rio satu pegawai mengaku, menu kepala manyung yang disediakan oleh bu Siti di warung belakang Disporapar Jateng sangat enak dan gurih.

“Rasanya beda dari yang lain. Selain gurih dan enak kelapa manyung ini rasanya pedas dan murah. Terlebih dinikmati siang-siang hari jam istirahat,” ujarnya.

Selain menyediakan menu spesial kepala manyung, juga disediakan menu lain seperti belut, udang, cumi, gurami dan lainnya. Ody-she.

Written by Jatengdaily.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Wartawan Sayangkan Penutupan UPT Humas Undip

Tim Ekspedisi Dirikan Tugu Galawi di Puncak Gunung Slamet