By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Meriahnya Pilkades di Desa Sumur, Layaknya Pesta Pernikahan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Meriahnya Pilkades di Desa Sumur, Layaknya Pesta Pernikahan

Last updated: 29 Juni 2019 20:46 20:46
Jatengdaily.com
Published: 29 Juni 2019 20:46
Share
Suasana Pilkades Desa Sumur, Kecamatan Tamansari seperti pesta pernikahan. Foto: St
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang digelar serentak di 228 Desa di Kabupaten Boyolali Sabtu (29/6/2019) benar-benar menjadi pestanya masyarakat Boyolali. Layaknya Pileg maupun Pilpres, sejumlah panitia Pilkades pun berupaya menyelenggarakan pesta demokrasi tingkat desa ini dengan meriah dan unik.

Seperti Pilkades di Desa Sumur, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali ini. Pilkades di desa lereng Gunung Merapi ini tergolong menarik dan unik. Tempat pemungutan suara disulap bak pesta pernikahan, bahkan calon kepala desanya pun juga mengenakan busana pengantin.

Di Balai Desa Sumur, Kecamatan Tamansari, tampak sepasang calon kepala desa menyalami tamu undangan satu per satu, ribuan tamu undangan juga mengenakan baju batik layaknya sedang menghadiri acara pernikahan.

Panitia Pilkades juga mengenakan baju adat Jawa. Foto: St

Kantor balai desa setempat dihias menyerupai layaknya pelaminan pernikahan. Kedua calon kepala desa juga disandingkan dengan menggunakan gaun pengantin adat Jawa. Sedangkan para panitia pemungutan juga menggunakan baju adat Jawa.

“Konsep ini memang sengaja dibuat bertujuan agar untuk menciptakan suasana ayem tentrem, guyub rukun, menciptakan desa Sumur Smile of Boyolali”, kata Ketua Panitia Pilkades Desa Sumur, Suyatna.

Konsep seperti pesta pernikahan menurutnya dipilih dengan maksud menghilangkan kesan sakral terhadap pilkades. “Justru ini juga sekaligus melestarikan kebudayaan jawa,” tambah Suyatna.

Pilkades di desa ini hanya diikuti dua calon kepala desa yang merupakan pasangan suami istri yakni Siti Prihatin dan Wijiyatno. Hasil penghitungan suara, sanga petahana Siti Prihatin mengungguli suaminya dan terpilih lagi sebagai Kades Sumur. St-yds

You Might Also Like

Lestarikan Bangunan Cagar Budaya, Stasiun Bedono Dicat Ulang
Citra Kirana Bangga Naik Kereta MRT
Pelepasan Wisuda Prodi Teknologi Rekayasa Otomasi SV Undip Dibarengi Expo Tugas Akhir
Pendirian Gedung Ponpes dan Masjid Harus Taati Regulasi PBG
Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?