By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pengembangan Water Front City Karimunjawa Jadi Fokus Disporpar Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pengembangan Water Front City Karimunjawa Jadi Fokus Disporpar Jateng

Last updated: 1 November 2019 22:32 22:32
Jatengdaily.com
Published: 1 November 2019 22:32
Share
Pemateri dan peserta tampak fokus mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan Kawasan Pariwisata Karimunjawa Melalui Penguatan Sustainable Tourisme Development di Hotel Horison Majapahit, Kota Semarang. Foto: Ody
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pengembangan konsep Water Front City di Karimunjawa menjadi titik fokus Pemprov Jateng melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng dalam pengembangan kawasan destinasi wisata di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Jepara.

Hal itu terungkap dalam hasil Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan Kawasan Pariwisata Karimunjawa Melalui Penguatan Sustainable Tourisme Development di Hotel Horison Majapahit, Kota Semarang.

Konsultan Land Acquisition and Reestlement Action Plan (LARAP) Dian Wijayanto saat ditemui jatengdaily.com menyampaikan, bahwa konsep Water Front City merupakan konsep baru yang akan dibangun di Wisata Karimunjawa.

Dimana konsep ini menawarkan pemandangan dan penampilan Karimunjawa lebih bersih dan mengedepankan pemandangan laut.

“Rencana ini akan dibangun dilahan seluas 3,5 hektar. Serta target selesai perhitungan lahan yang terdampak pada Desember tahun ini,” ujar Dian yang juga sebagai pemateri FGD.

Dia menerangkan, dengan pengembangan kawasan tersebut, diharapakan Karimunjawa akan menjadi ikon baru di Jawa Tengah. Selain itu bisa merubah Karimunjawa yang lebih bagus lagi.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Kawasan Pariwisata Disporapar Jateng Hendrawan Purwanto menambahkan, progam ini merupakan penataan ruang Karimunjawa dengan konsep memperjelas wajah alun-alun di Karimunjawan.

“Agar nantinya laut dan air itu tampak dari depan, sehingga alun-alun tampak kelihatan langsung dari pantai, seperti wisata Jimbaran yang ada di Bali yakni ada kulinernya dan lainnya,” ujarnya, Jumat (1/11/2019).

Sebagai pelengkap infrastruktur, di sekitar alun-alun akan dibangun pedistrian dan panggung hiburan.

Tapi perlu diingat bahwa Karimunjawa adalah kawasan konservasi yang harus dijaga. Di dalam kawasan konervasi itu sendiri adalah bagaimana konservasi, edukasi dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan beriringan. “Pada intinya itu pada pengembangan pariwisata touris,” jelasnya.

Sebagai informasi bahwa, data kedatangan wisatawan per tahun di Pulau Karimunjawa mencapai 129 ribu. Jadi hal ini perlu diperhatikan sebaik mungkin. Ody-she

You Might Also Like

Jaring Pelanggan, 38 Hero Telkom Regional IV Ikuti Bootcamp
Imbas Kebakaran TBBM Plumpang, Pertamina Balongan Jamin Pasokan BBM
Banjir Bandang Grobogan Akibat Curah Hujan Tinggi dan Alih Fungsi Lahan
SMAN 1 Tuntang Putra dan Putri Juara Lomba Voli Antar SMA/SMK/MA Piala Ketua DPRD Demak dan ITB Semarang
Posko Angkutan Lebaran 2025 Dibuka 21 Maret hingga 11 April 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?