Para penumpang BRT Trans Semarang sedang menerapkan transaksi pembayaran aplikasi GoPay saat berada di dalam bus penumpang. Foto: ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Penerapan Smart City di Kota Semarang pada moda transportasi berupa pembayaran secara nontunai terbilang berhasil.

Tepat di September ini, satu tahun perjalanan kerjasama antara Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dengan GoPay. Kerjasama itu diwujudkan dalam pembayaran karcis BRT secara non tunai lewat aplikasi GoPay.

Ade Bhakti Ariawan, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Dinas Trans Semarang, saat Perayaan Satu Tahun Kolaborasi BRT dengan GoPay, di Halte Trans Semarang Simpanglima, Kamis (26/9/2019) mengatakan, tercatat sebelumnya pada 2017 pengguna nontunai baru sekitar 0,80 persen atau 204.924.084 penumpang.

Jumlah itu meningkat drastis sejak dikolaborasikan dengan GoPay pada 3 September 2018. Pengguna transaksi non tunai meningkat sebanyak 1.3777.960.895 penumpang atau 4.94 persen pada September 2018.

“Kita tidak ingin mencari untung tapi lebih pada kemudahan masyarakat dalam layanan umum terutama saat naik BRT,” tambahnya.

Ade menyebut, jumlah pengguna nontunai kembali meningkat pada Agustus 2019, tercatat ada 9,22 persen atau sebanyak 1.669.037.500 penumpang BRT Trans Semarang yang telah memanfaatkan transaksi nontunai.

“Saat ini GoPay telah menjadi opsi pembayaran nontunai paling populer di BRT Trans Semarang

dengan lebih dari 90 persen transaksi nontunai untuk tiket BRT Trans Semarang menggunakan GoPay,” katanya.

Head of Sales GoPay, Arno Tse mengatakan, kolaborasi GoPay dan Pemkot Semarang sebagai upaya mewujudkan Semarang smart city.

“Kami ingin menghadirkan kemudahan pembayaran nontunai kepada masyarakat Semarang sehingga mereka dapat semakin terbiasa memanfaatkan teknologi untuk aktivitas sehari-hari,” katanya.

Selain hadir di BRT Trans Semarang, kata Arno, GoPay juga telah melakukan hal yang sama pada beberapa layanan masyarakat milik Pemkot Semarang. Mulai dari obyek wisata, PBB, infaq digital hingga pemberian apresiasi kepada musisi jalanan sertakemudahan pembayaran transaksi non-tunai untuk layanan kesehatan di puskesmas di Semarang.

Sejak tanggal 25 September 2019 lalu, seluruh masyarakat Jawa Tengah juga sudah bisa menikmati layanan pembayaran PBB dengan GoPay lewat fitur GoBills yang tersedia di aplikasi Gojek sehingga mereka tidak perlu lagi repot pergi ke kantor pajak.

“Hadirnya GoPay di berbagai aspek kehidupan masyarakat, kami berharap tidak hanya dapat memudahkan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, namun juga membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan Semarang sebagai salah satu smart city unggulan di Indonesia,” kata Arno. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here