By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Perusahaan Diimbau Perbanyak Rekrut Penyandang Difabel
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Perusahaan Diimbau Perbanyak Rekrut Penyandang Difabel

Last updated: 19 November 2019 17:18 17:18
Jatengdaily.com
Published: 19 November 2019 17:18
Share
Bupati Semarang, dr Mundjirin membuka acara Bursa Kerja, yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang di Aula Stekom, Tengaran, Selasa (19/11/2019) siang.Foto:dok
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Bupati Semarang Mundjirin mengimbau pengusaha di Kabupaten Semarang agar memberikan kesempatan kepada tenaga kerja penyandang disabilitas untuk bekerja di perusahaannya. Mereka dapat ditempatkan di unit produksi sesuai dengan kemampuan dan keahliannya.

“Ada tenaga kerja difabel yang masih produktif dan memiliki keahlian. Mereka perlu diberi kesempatan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” katanya, saat membuka acara Bursa Kerja, yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang di Aula Stekom, Tengaran, Selasa (19/11/2019) siang.

Menurut bupati, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas sesuai Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Apalagi, para tenaga kerja penyandang disabilitas itu masih bisa bekerja sesuai kemampuannya.

Ditambahkan, berdasarkan hasil evaluasi Sub Direktorat Penempatan Kerja Khusus Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, penempatan tenaga kerja difabel pada 2019 dinilai baik. Meski demikian, Bupati mengharapkan ada penambahan kuota bagi para pencari kerja khusus itu. Informasi lowongan pekerjaan formal yang tersedia pun mesti tersampaikan secara baik kepada para pencari kerja, termasuk penyandang disabilitas. Karenanya, kegiatan bursa kerja atau job fair perlu dilakukan secara intensif.

Kepala Disnaker Kabupaten Semarang Jarot Supriyoto menjelaskan pihaknya menggelar bursa kerja untuk mempercepat penempatan tenaga kerja produktif sesuai keahlian dan pendidikannya. Sekaligus sebagai langkah strategis menekan angka pengangguran. “Ajang ini juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan penyedia lapangan kerja untuk melakukan seleksi awal para pekerja,” terangnya.

Bursa kerja Disnaker 2019 akan berlangsung selama dua hari,19-20 Nopember. Sebanyak 30 perusahaan yang ada di Kabupaten Semarang menawarkan tidak kurang dari tiga ribu lowongan pekerjaan pada acara itu. st

You Might Also Like

Polisi Diduga Selingkuh di Purworejo Akhirnya Dipecat
ITB-UNICEF-Pemkab Brebes Bahas Penanganan Anak Tidak Sekolah
Musta’in Ahmad Optimistis Moderasi Beragama Mampu Menciptakan Toleransi dan Kerukunan
KemenPAN RB Anugerahkan Penghargaan Penguatan Kebijakan SPBE kepada Pemkot Semarang
Berjalan Kaki 4 Km, Ganjar Menyapa Warga Merauke dan Mengajak Anak-anak Menyantap Bubur Ayam
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?