SEMARANG (Jatengdaily.com) – Politisi PDIP Kota Semarang Kadarlusman yang baru saja diambil sumpah janji jabatan sebagai Ketua DPRD Kota Semarang, berjanji, akan membenahi kinerja DPRD periode sebelumnya yang dinilai masih kurang. Satu di antaranya, tidak akan membiarkan kantor DPRD kosong.
“Jangan sampai empat pimpinan dewan meninggalkan kantor. Jangan sampai ada kunjungan bedol desa, pimpinan pergi, anggota pergi, sehingga kantor sepi. Ke depan tidak akan seperti itu,” tegas Pilus, sapaan akrabnya, seusai pelantikan di Ruang Paripurna, Selasa (24/9).
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu, Kepala SKPD, tamu undangan serta perwakilan Organisasi Masyarakat.
Pilus ingin menciptakan kantor DPRD Kota Semarang sebagai sebuah rumah yang harus dijaga. Sehingga, jika rakyat datang ke kantor DPRD, mereka dapat disambut oleh wakil rakyatnya. Rakyat dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung.
“Jangan sampai terjadi saat rakyat datang di rumah wakil rakyat, mereka hanya ditemui oleh sekretariat. Mereka kan ingin bertemu wakilnya dan menyampaikan aspirasi secara langsung,” ucapnya.
Pilus mengatakan, DPRD siap bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam membangun Kota Semarang. Pihaknya siap menjalankan fungsi dewan. Termasuk fungsi dewan sebagai kontrol pemerintah juga akan tetap berjalan.
“Kami perbaiki kinerja dewan supaya bisa sinergi dengan Pemerintah. Sinergi itu bukan tidak boleh memberikan kritik saran, tapi sinergi itu menjalankan apa yang telah diprogramkan untuk kepentingan masyarakat, sehingga kontrol pemerintah akan tetap jalan,” jelasnya.
Selepas pengambilan sumpah janji, Pilus akan langsung membentuk panitia khusus untuk membahas tata tertib (tartib) DPRD Kota Semarang. Dia menargetkan, tartib akan rampung dalam dua hari. Kemudian, dikirim kepada Gubernur. Setelah tartib rampung, hal yang harus diselesaikan segera yakni penyusunan alat kelengkapan dewan (AKD).
“Jika semua sudah terbentuk, kami langsung melakukan pembahasan APBD 2020 karena pembahasan ini harus rampung maksimal 30 Novemver 2019,” tambahnya.
Di sisi lain, dia juga berencana akan mulai bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda Kota Semarang, redaksi media di Kota Semarang, dan masyarakat guna menggali masukan dan informasi untuk membuat Kota Semarang lebih hebat.
Selain Pilus, tiga pimpinan DPRD Kota Semarang yang menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kota Semarang juga diambil sumpah janji jabatan, yakni Mualim dari Partai Gerindra, Muhammad Afif dari PKS, dan Wahyu Winarto dari Partai Demokrat. Ugl-st


