KUDUS (Jatengdaily.com ) – Sedikitnya 1.394 orang mengikuti seleksi pengisian perangkat desa di Kabupaten Kudus Kamis (1/8/2019). Ujian yang digelar di GOR Bung Karno Kudus tersebut dilakukan menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) untuk seleksi pengisian perangkat desa.
Personel Polres Kudus mengamankan jalannya ujian tersebut. Pengamanan dilaksanakan menyusul adanya isu dan kekhawatiran terjadinya kecurangan yang terjadi saat tes.
Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, bahwa pengamanan melibatkan personel Polsek Kudus dan Polres Kudus. Pengamanan dilakukan agar kegiatan berjalan dengan aman tanpa terjadi gangguan.
“Bahwa pengamanan pengisian perangkat desa tidak hanya anggota dari Polres Kudus, pengamanan di bantu dari anggota Kodim 0722/Kudus,” turur Kapolres.
Sedangkan menurut Ketua Tim Kerja Sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed Hariyadi di Kudus, peserta tes CAT sebanyak 1.394 tersebut dibagi menjadi tujuh sesi pelaksanaan tes untuk disesuaikan dengan jumlah peralatannya.
Untuk tahap pertama, kata dia, terdapat 350 peserta yang mengikuti tes seleksi pengisian perangkat desa. “Setelah peserta selesai mengerjakan, bisa langsung mengetahui hasil tesnya karena langsung ditempel di papan pengumuman,” ujarnya.
Peserta mendapatkan kesempatan menyelesaikan 100 soal dengan durasi waktu selama satu jam. Materi soal yang diberikan, yakni terkait pengetahuan umum, peraturan perundang-undangan, dan soal tugas pokok dan fungsi masing-masing perangkat desa sesuai lowongan kerja yang diinginkan.
Terkait isu bahwa pelaksanaan tes CAT diduga ada kecurangan, dia menegaskan, dalam pelaksanaannya tidak ada pengaturan soal dan teknologi yang disiapkan juga tidak memungkinkan upaya pengaturan tersebut. “Kami pastikan pelaksanaannya bersih dari kecurangan,” ujarnya. yds


