Istri Bupati Demak Meninggal Terkonfirmasi COVID-19

Karangan bunga dari dinas/instansi dan masyarakat yang turut berbela sungkawa atas meninggalnya Hj Suntari Natsir istri Bupati Demak HM Natsir. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Suasana duka menyelimuti Pendapa Satya Bhakti Praja, Senin (30/11/2020). Seiring wafatnya Hj Suntari binti Kaslan, yang tak lain adalah istri Bupati Demak HM Natsir.

Almarhumah meninggal dunia dini hari pukul 00.45 WIB, usai beberapa hari menjalani perawatan di RS Telogorejo Semarang. Jenazah dimakamkan di pemakaman umum Sentono Ratu Kauman Bintoro pukul 06.00 wib dengan prosedur protokol kesehatan.

Makam ibu dua anak dan nenek sejumlah cucu itu bersanding dengan makam putra pertamanya Aris Abdul Aziz yang meninggal Juni lalu. Tampak hadir dipemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir, Wakil bupati Joko Sutanto, Sekda Singgih Setyono, serta sejumlah pejabat di lingkungan pemkab serta para kerabat.

Sementara Bupati HM Natsir tak terlihat selama prosesi pemakaman. Sejak orang nomor 1 di Pemkab Demak itu disarankan beeintirahat oleh dokter pribadi, menyusul kondisinya yhang masih shock.

Sekda dr H Singgih Setyono mewakili keluarga menjelaskan, almarhumah dirawat karena sakit. Diagnosa terakhir terkonfirmasi COVID-19 dengan penyakit comorbid yang tidak bisa disampaikan. “Sebelumnya beliau dirawat di RSUD Demak beberapa hari untuk kemudian dirujuk ke RS Tlogorejo Semarang. Sehubungan diagnosa tersebut, tracking dan tracing telah dilakukan pada orang-orang terdekat beliau,” ujarnya.

Sedangkan kondisi Bupati HM Natsir disebutkan baik. “Memang masih shock. Terlebih beberapa bulan lalu sebelum istri tercinta meninggal, anak sulung Bapak Bupati juga telah berpulang. Oleh dokter pribadi, Pak Bupati disarankan untuk istirahat,” kata sekda.

Sementara itu, suasana berkabung di lingkungan Sekretariat Pemkab Demak. Pun bendera setengah tiang sejak pagi terpasang di depan Pendapa Kabupaten. Pun puluhan karangan bunga tampak berjajar dari pintu gerbang hingga depan pendopo.

“Untuk almarhumah Mamah (panggilan Hj Suntari Natsir di lingkungan RT Kantor Bupati), kami bersama ASN dan tetamu secara bergiliran membacakan doa yassin dan tahlil baik di pendapa.mahpun rumah duka di Jalan Kiai Turmudzi Sampangan,” ujar Iswoyo pegawai rumah tangga bupati.

Sementara demi mentaati prokes pencegahan covid-19, para zairin datang bergiliran mengenakan masker. Selain menjaga jarak, di depan pendapa juga disediakan tempat cuci tangan juga hand sanitizer. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here