Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro dan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Kepala KAI DAOP IV Mohamad Nurul Huda melakukan peletakan batu pertama pengembangan kawasan Stasiun Semarang Tawang, Jumat (27/10/2019). Foto: she

SEMARANG (Jatengdaily.com)– PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penuh progres penataan Kota Semarang khususnya pengembangan Kawasan Kota Lama sebagai salah satu tujuan destinasi wisata di Jawa Tengah.

Dukungan yang diberikan salah satunya diwujudkan dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum Of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Stasiun Semarang Tawang Jumat (27/10/2019). Hadir juga Kepala PT KAI DAOP IV Mohamad Nurul Huda.

Penandatanganan MoU yang dilakukan sebagai komitmen awal dan landasan PT KAI (Persero) dan Pemkot Semarang untuk bersinergi dalam melakukan penataan Stasiun Semarang Tawang yang menjadi bagian dari Kawasan Kota Lama Semarang dan Stasiun Semarang Poncol.

Ruang lingkup kesepakatan ini dimulai dari tahap perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan. Di area Stasiun Semarang Tawang, rencana penataan yang akan dilakukan diantaranya menurut Edi Sukmoro, adalah dengan membangun Masjid di area Stasiun Semarang Tawang akan dilakukan PT KAI (Persero).

Juga penataan area parkir Stasiun Semarang Tawang disertai Gapura Gate In dan Gate Out sebagai penunjang pelayanan pengguna jasa kereta api dan pariwisata Kota Lama Semarang dilakukan oleh PT KAI (Persero).

Selanjutnya, juga akan dilakukanpembangunan patung Ir Soekarno di area Polder Stasiun Semarang Tawang yang dilakukan oleh PT KAI (Persero).

Sedangkan untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran pariwisata dengan tujuan Kota Lama, pihak Pemkot Semarang juga akan membangun Halte BRT di area Stasiun Semarang Tawang dan memanfaatkan area Polder Tawang yang merupakan aset PT KAI (Persero) untuk Rumah Genset sebagai pengendali banjir di kawasan ini.

Selain itu, pihak Pemkot Semarang juga akan membangun Taman Kota di bekas SPBU kawasan Stasiun Semarang Poncol yang tentu akan menambah keasrian Kota Semarang.

Diharapkan setelah dilakukan pembangunan dan penataan di Kawasan Stasiun Semarang Tawang dan Poncol dapat meningkatkan wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang dengan menggunakan moda transportasi kereta api yang terintegrasi dengan angkutan perkotaan yakni BRT. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here