PT KAI Wilayah Jateng dan DIY Optimalisasi Aset dan Angkutan Barang

Para pelaku bisnis berfoto bersama dengan jajaran pimpinan PT KAI dalam kegiatan Focus Group Discussion. Foto: ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar kegiatan Focus Group Discussion di Hotel PO Semarang, Rabu, (14/8/2019). Dalam kegiatan tersebut menggundang berbagai pelaku bisnis yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jateng-DIY.

Selain itu, hadir dari PT KAI (Persero) yakni Corporate Deputy Director of Assets Development Suharjono, Corporate Deputy Director of Freight Marketing and Sales Rein Wirawan Gazalba serta Andy K Nataniel sebagai ahli bidang property dan Setijadi Supply-demand Chain Indonesia.

Suharjono mengatakan, kegiatan ini penting karena, aset-aset PT KAI yang terbentang di Pulau Jawa khususnya di wilayah Jawa Tengah meliputi daerah operasi 4 Semarang, daerah operasi 5 Purwokerto, daerah operasi 6 Yogyakarta masih sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Ia menegaskan, aset-aset tersebut terbagi menjadi aset railway meliputi sarana dan prasarana dan aset non railway meliputi tanah, bangunan dinas, rumah perusahaan, perkantoran, dan gudang.

“Secara keseluruhan aset-aset tersebut terletak di sepanjang jalur kereta api di pulau Jawa dan Sumatera. Berupa tanah memiliki luasan 332.012.898 meter persegi dengan luasan optimum untuk dikembangkan sebesar 2.524.700 meter persegi. Sedangkan untuk rumah perusahaan berjumlah 16.475 unit dan bangunan dinas berjumlah 3.882 unit,” ujarnya.

Adapun, legalitas dari keseluruhan aset KAI berpotensi tersebut yang sudah bersertifikat sejumlah 125.712.997 meter persegi (37,86 persen) sedangkan yang belum bersertifikat adalah 206.299.901 meter persegi (62,14 persen).

Sementara, dari sisi letak aset KAI mempunyai profil yang sangat menguntungkan diantaranya. Pertama, berada pada lokasi premium di pusat kota. Kedua, berada pada kawasan perkantoran pemerintah maupun swasta. Tiga berada pada Kawasan bisnis, perdagangan, ekspedisi, dan pergudangan yang masih dekat dengan simpul-simpul transportasi. Keempat, berada pada Kawasan pariwisata yang sebagian asset PT KAI memiliki desain arsitektur yang unik dan

menarik.

“Melalui kegiatan FGD yang dilakukan ini, diharapkan dapat menggugah minat dan membuka wawasan para pelaku bisnis untuk dapat memanfaatkan aset yang dimiliki PT KAI (Persero) dalam mengembangkan bisnis usahanya. Selain itu, melalui pengangkutan barang dengan menggunakan kereta api diharapkan dapat menambah efektifitas dan efisiensi dari segala sisi proses distribusi yang dilakukan,” harapnya. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here