Penanganan COVID-19 Butuh Peran Semua Elemen

Wakil Ketua DPRD Demak Zayinul Fata saat mendampingi Bupati dr Hj Eisti'anah meninjau BLKK Miftahul Falah Betah Walang Bonang, yang dibangun untuk pesantren dan masyarakat yang ingin meningkatkan keahliannya di bidang kejuruan diminati. Foto : ist

DEMAK (Jatengdaily.com) – Situasi pandemi yang belum diketahui sampai kapan, segala upaya sesuai kompetensi pun dilakukan semua anak bangsa demi mendukung pemerintah bangkit dari keterpurukan akibat COVID-19.

Usai peresmian Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) program dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI di Yayasan Miftahul Falah, Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, Wakil Ketua DPRD Demak Zayinul Fata menyampaikan, keprihatinannya atas angka kasus paparan COVID-19 yang masih tinggi di Kota Wali.

“Sebagai bagian pemerintah kami tidak menyalahkan pemerintah yang sedikit banyak masih kewalahan dalam menanggulangi COVID-19. Sebab penanganan bencana non alam ini butuh peran serta semua elemen, maka sebagaimana amanah perundangan kami turut berswadaya membantu meringankan beban masyarakat utamanya yang terdampak,” ujarnya, Kamis (5/8/2021).

Seperti diintruksikan DPP PKB pun, Ketua DPC PKB Kabupaten Demak itu menambahkan, pihaknya telah menyalurkan ribuan paket bantuan untuk mereka yang isoman. Mulai dari tempat tidur, vitamin hingga sembako. Di samping 500 paket bantuan lainnya, khusus untuk tiga kelompok PKL terimbas PPKM Darurat dan berlanjut PPKM Level 4. Yakni PKL Adem Ayem, Kadilangu dan Masjid Agung Demak.

PKL menjadi sasaran pemberian bantuan, karena mereka lah yang paling terdampak dengan adanya aturan-aturan pembatasan dalam PPKM Darurat maupun PPKM Level 4. Keterbatasan jam operasional dan aturan berdagang menjadikan penghasilan PKL praktis terjun bebas.

“Senantiasa hadir di tengah masyarakat. Dengan cara menyapa, mensupport, memotivasi, menyalurkan, menjaga, merawat serta memperkuat ikatan silaturrahmi adalah tugas kami sebagai fungsionaris PKB. Termasuk mengagendakan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum dengan target 1000 dosis pada 14 Agustus nanti,” imbuhnya.

Menurut wakil rakyat dapil Bonang dan Wedung itu, yang terpenting saat ini adalah mendukung pemerintah dengan memotivasi masyarakat terutama mereka yang isoman yakin sembuh. Tidak dihantu-hantui dengan kabar hoaks tentang COVID-19 yang justru menjatuhkan mental bangsa untuk bangkit dari keterpurukan.

“Kritik boleh. Tapi harus diimbangi dengan solusi dan tindakan nyata dalam mendukung penanganan COVID-19,” tandasnya. rie-yds