By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pura Agung Giri Natha Miliki Daya Tarik Wisatawan Religi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Wisata

Pura Agung Giri Natha Miliki Daya Tarik Wisatawan Religi

Last updated: 1 Agustus 2019 23:59 23:59
Jatengdaily.com
Published: 1 Agustus 2019 23:59
Share
Pura Agung Giri Nata Semarang ini memiliki nuansa Bali Pulau Dewata. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pura Agung Giri Natha di Jalan Sumbing No 12, di wilayah Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, kini semakin ramai dikunjungi wisatawan dosmestik maupun mancanegara sebagai salah satu destinasi religi yang ada di Kota Semarang.

Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, Nengah Wirta Dharmayana  mengatakan, Pura Agung Giri Natha dibuka menjadi destinasi wisata religi sudah sejak empat tahun lalu, yaitu tahun 2015.

“Jadi sekarang tidak hanya umat Hindu saja yang boleh mendatangi Pura untuk berdoa. Masyarakat umum pun saat ini bisa mengunjungi pura untuk melihat-lihat pura sebagai destinasi wisata riligi”, ujarnya usai menyambut Tim Verifikasi Kota Sehat Wistara 2019, Kamis, (1/8/2019).

Nengah menjelaskan, area pura terbagi atas tiga bagian yaitu Nistha Mandala, Madya Mandala dan Utama Mandala. Ketiganya mempunyai fungsi yang berbeda. Madya Mandala inilah yang berfungsi sebagai ritus sosial yang berfungsi sebagai tempat pertemuan, olahraga, dan berkesenian.

Para wisatawan mengabadikan gambar di depan Pura Agung Giri Natha. Foto:Ugl

“Untuk ritus spiritualnya ada di Utama Mandala. Setiap hari Minggu juga ada yoga yang bisa diikuti oleh warga sekitar,” katanya menjelaskan.

Untuk bisa masuk, kamu bisa berkunjung ke sini dari pagi hingga pukul 20.00 WIB. Namun, sore hari adalah waktu yang tepat untuk berkunjung.

Saat ini, lanjut Nengah, beberapa penambahan unsur pendukung wisata religi akan dilakukan, seperti akan ada pentas kesenian, atau souvenir bagi pengunjung. Sehingga dengan unsur pendukung tersebut bisa semakin menambah jumlah wisatawan yang berdatangan ke Pura.

“Karena objek wisata itu tanpa unsur pendukung juga percuma. Sebab akan membosankan jika pengunjung nantinya hanya datang ke sini, foto, kemudian duduk-duduk lalu pulang. Kesan emotionalnya kan jadi kurang. Rencana kita juga akan adakan tiketing untuk masuk”, ucapnya.

Ditanya kendala, Nengah mengungkapkan bahwa, lahan parkir di Pura Agung Giri Natha masih sempit dan belum bisa menampung kendaraan dalam jumlah banyak.

“Itu memang satu – satunya kendala di Pura Agung Giri Natha dalam menampung kendaraan yang parkir dalam jumlah besar,”  ungkapnya. Ugl–st

You Might Also Like

Xynergy KAI Expo 2025, Hadirkan Konser Musik dan Diskon hingga 60 Persen
Sempat Tertunda, Jembatan Kaca Hutan Wisata Tinjomoyo Diupayakan pada 2021
Mercusuar Willem III Berdiri Kokoh Dibangun 1884
Menyusuri Sunyi Goa dan Hikmah Masjid Samin, Wisata Religi Majelis Taklim As-Sakinah Menyegarkan Jiwa dalam Kebersamaan
Seseduh Resto, Tempat Ngeteh Berbagai Varian Unik di Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?