By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Rakernas Apeksi Keuntungan bagi Kota Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rakernas Apeksi Keuntungan bagi Kota Semarang

Last updated: 3 Juli 2019 06:54 06:54
Jatengdaily.com
Published: 3 Juli 2019 06:51
Share
Supriyadi
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Supriyadi mengakui, agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang digelar di Kota Semarang mulai Rabu 3 hingga 5 Juli 2019 diharapkan dapat memberi dampak Multy Player untuk Kota Semarang.

“Menjadi tuan rumah untuk agenda Apeksi 2019 ini, sebuah keuntungan untuk Kota Semarang. Contoh kecilnya saja, di bidang pariwisata, akupansi hotel dipastikan meningkat karena mereka yang datang bukan hanya sendiri melainkan membawa rombongan. Lalu, juga kuliner dan tingkat kunjungan destinasi wisata andalan Kota Semarang juga dipastikan akan naik,” katanya.

Oleh karena itu, dengan keuntungan yang diperoleh sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Semarang harus dapat memanfaatkan moment tersebut sebagai ajang promosi wisata unggulan yang ada di Kota Lumpia ini.

“Ada agenda city tour, di mana para tamu tersebut nanti akan diperkenalkan dengan destinasi wisata yang ada di Kota Semarang. Dampaknya, ketika nanti mereka merasakan keindahan Kota Semarang, pasti nanti akan diceritakan di daerahnya, sehingga harapannya gelaran Apeksi  ini dapat memberikan dampak yang lebih me- nasioanal kan Kota Semarang,” ungkapnya.

Ajang koordinasi ini, lanjut Lek Di sapaan Supriyadi, juga diharapkan dapat menjadi tempat untuk saling bertukar pikiran antar anggota. Misalnya, saja konsep keberhasilan Kota Lama Semarang dapat diterapkan di kota lain.

Begitu juga sebaliknya, apa saja yang belum ada di Kota Semarang, dapat diambil dari kota lain, melalui kerjasama antar daerah. Sehingga setelah gelaran itu selesai, mereka (kepala daerah) dapat membawa hasil yang dapat membangun dan mengembangkan daerah masing-masing,” imbuhya.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi sebelumnya mengungkapkan, dengan adanya kegiatan Apeksi 2019 di Kota Semarang, diperkirakan dapat menyedot ribuan orang ke Kota Semarang. Olehbkarena itu, pihaknya terus melakukan persiapan matang untuk mensukseskan acara tersebut.

“Segala persiapan sudah dilakukan dengan baik. Event ini akan mendatangkan wisatawan dalam jumlah yang banyak, hotelnya laris, kulinernya laris, Insya Allah souvenirnya pun juga ikut laris,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hendi sapaan akrab walikota itu mengungkapkan, pembukaan Apeksi 2019 ini akan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Pembukaan akan dilakukan oleh Pak Presiden, direncanakan hadir dan membuka acara. Setalah pembukaan pesera akan diajak untuk menyaksikan ekspo di Lapangan Simpang Lima, dan kemudian pukul 06.00 WIB geser ke Jalan Pemuda untuk menyaksikan Semarang Nigt Carnival (SNC) 2019,” imbuhnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sebagai tuan rumah penyelenggaraan menuturkan, jika tema besar tersebut dapat disikapi sebagai semangat untuk penguatan sinergitas stakeholder dalam pengembangan kota. Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu menegaskan, semangat penguatan alokasi anggaran dapat berdampak positif dalam merubah pola pikir formulasi penganggaran. 

Pasalnya Hendi menekankan jika pemerintah kota saat ini tidak dapat berdiri sendiri sebagai stakeholder pembangunan kota, melainkan harus bergerak bersama stakeholder lainnya.

“Pemerintah kota dapat sejauh mana, provinsi dan pusat bisa masuk di dimana, private bisa kontribusi apa, dan sebagainya menjadi penting untuk dipertimbangkan dalam hal penguatan alokasi anggaran,” tutur Wali Kota Semarang itu.

“Sehingga dengan adanya seluruh pemerintah kota berkumpul hari ini, kami bisa saling menginspirasi dan terinspirasi dari best practice di berbagai kota,” tegas Hendi.

Hendi menekankan jika Rakernas Apeksi menjadi momentum penguatan sinergitas dan peleburan rivalitas antarpemerintah Kota di Indonesia. “Sebagai satu kesatuan Indonesia, kolaborasi menjadi sangat penting, sehingga dalam Rakernas Apeksi saat ini semangat kebersamaan menjadi salah satu yang penting untuk ditonjolkan dalam berbagai kegiatannya,” pungkasnya.

“Untuk itu pada rangkaian Rakernas ini kami sisipkan berbagai kegiatan seperti Pawai Budaya Semarang Night Carnival, City Tour, Ladies Program, dan seterusnya,” tambah Hendi.    

Senada Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang akan hadir untuk membuka Rakernas Apeksi 2019 berpesan agar Pemerintah Kota melalui Apeksi harus terus mengawal dan mendukung pencapaian pembangunan dalam RPJMN.

“Apeksi juga harus berperan aktif mendorong anggotanya yang tersebar pada 93 daerah kota otonom dan lima kota administratif, untuk segera mengambil langkah-langkah penyesuaian terhadap Rancangan RPJMN 2020-2025,” tegas Tjahjo.

“Itu penting untuk penjabaran visi-misi RPJAM 2020-2025 ke dalam rancangan perubahan masing-masing RPJMD pemerintah kota, sehingga sinkronisasi pembangunan pusat-daerah berjalan dengan baik,” tekannya.

Di sisi lain, Tjahjo pun mengungkapkan jika pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi dan mengucapakan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, yang berjalan dengan demokratis, aman serta mencapai tingkat partisipasi yang tinggi.

Secara detail, Rakernas Apeksi 2019 di Kota Semarang juga akan membicarakan terkait strategi dana transfer daerah untuk mendukung profesionalitas dan kemandirian keuangan daerah.
Selain itu juga akan didiskusikan terkait dana kelurahan untuk penguatan pemerintah daerah dengan menghadirkan Wakil Menteri Keuangan, serta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri PANRB Syafruddin. Ugl-st

You Might Also Like

DPR Naikkan Anggaran Operasional Rp 224 Miliar untuk TVRI
Pilus Janji Jalankan Amanah DPP PDIP
100 Desa di Demak Potensi Krisis Air Bersih
Pembekalan Enam Pilar Jelang Pemilu 2024, Ini Penekanan Kapolda Jateng
Setelah Lebaran, Lahan Pasar Kobong Dibangun Taman
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?