By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Setelah Lebaran, Lahan Pasar Kobong Dibangun Taman
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Setelah Lebaran, Lahan Pasar Kobong Dibangun Taman

Last updated: 29 Mei 2019 23:28 23:28
Jatengdaily.com
Published: 29 Mei 2019 23:23
Share
Taman Rejomulyo kini masih sebagian menempati lahan di Pasar Kobong Jalan Raden Patah. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lahan Pasar Kobong di Jalan Raden Patah yang kini masih dimanfaatkan sebagian para pedagang grosir ikan basah dan ikan asin segera dibangun taman yang memberikan inspirasi terhadap anak-anak warga Kota Semarang berpikir lebih maju.Kepala Disperkim Kota Semarang Ali, Rabu mengatakan, kepastian lahan bekas Pasar Kobong akan dibangun nanti setelah Lebaran 2019.

Pekerjaan pembangunan taman yang memberikan inspirasi anak-anak hebat sudah ada pemenang lelangnya, sehingga setelah Lebaran nanti tinggal dikerjakan pembangunannya. “Dana untuk pembangunan Taman Rejomulyo dimenangkan peserta lelang dengan nominal Rp 2,5 miliar,” kata Ali.

Menurut Ali, pembangunan taman untuk memicu kreatifitas anak-anak, di lahan Pasar Kobong secara keseluruhan areal pasar tersebut, sehingga nanti tidak ada lagi pedagang grosir ikan basah dan pedagang ikan asin ada di areal tersebut, karena akan dirubah menjadi taman yang asri dan lingkungan menjadi indah.

“Mereka, para pedagang grosir ikan basah dan ikan asin sudah dibangunkan Pasar Rejomulyo yang baru dan tinggal ditempati. Lokasinya juga tidak jauh dari areal Pasar Kobong dan sebagian pedagang grosir ikan basah dan ikan asin juga sudah menempatinya, sehingga sisanya tinggal menyusul,” kata Ali.

Pembangunan Taman Rejomulyo tersebut, kata Ali juga meneruskan sebagian taman yang sudah ada. Pemerintah Kota Semarang tinggal meneruskan pembangunan taman yang menempati lahan di atas 2,5 hektar.

Dikatakan Ali, Disperkim tidak melihat bahwa pedagang grosir ikan basah masih ada yang di lahan Pasar Kobong. Kewajiban Disperkim membangun taman di lahan Pasar Kobong yang sudah menjadi agenda Pemerintah Kota Semarang tetap harus dilaksanakan.

“Mereka para pedagang ikan basah dan ikan asin kan ya juga sudah dibangunan gedung megah Pasar Rejomulyo lantai 2 dan tidak jauh dari lokasi Pasar Kobong, sehingga pembangunan Taman Rejomulyo, setelah Lebaran dilaksanakan oleh pemenang lelang,” tambah Ali lagi tanpa menyebut pemenang lelang.

Konsep taman yang dibangun di Kota Semarang kata Ali, adalah taman terbuka yang memicu anak-anak menjadi kreatif. Setiap kecamatan, ada satu taman untuk rekreasi keluarga dan anak-anak terpacu untuk berpikir kreatif.

Dikatakannya, taman yang juga menyusul akan dibangun adalah taman di Jabungan Banyumanik. Daerah pinggiran Kota Semarang itu, juga disentuh untuk pembangunan taman terbuka untuk rekreasi keluarga dan anak-anak bisa memperoleh inspirasi untuk berpikir kreatif. Ugl–st

You Might Also Like

Sempat Dirawat, Ibunda Kartika Putri Meninggal karena Covid-19
Politeknik Bumi Akpelni Beri Pelatihan Bahasa Inggris Anak Panti
Ramadan, Berburu Berkah Lewat Aksi Donor Darah
Widiyartono Terpilih sebagai Ketua IPKB Jawa Tengah
Kontrak Habis, PSIS Lepas Oktafianus Fernando
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?