Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Imam Taufiq bersama Bupati Bupati Kabupaten Semarang Dr H Mundjirin ES Spog melakukan penandatangan kerjasama saat lkunjungan kerja KKN angkatan ke 73 di desa Keseneng Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Foto: ody

UNGARAN (Jatengdaily.com)– Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Imam Taufiq bersama Bupati Bupati Kabupaten Semarang Dr H Mundjirin ES Spog lakukan kunjungan kerja KKN angkatan ke 73 di desa Keseneng Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang.

Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka peresmian program unggulan Pembangunan Water Reservoir dan Pipanisasi Air Bersih, Senin (18/11/2019).

Menurut Dr H Ahmad Arif Junaidi MAg Selaku Kepala LP2M UIN Walisongo mengatakan KKN angkatan 73 tahun ini berjumlah 1.750 Mahasiswa yang semuanya diabdikan kedua kabupaten.

Pertama Kabupaten Kendal dan yang kedua Kabupaten Semarang.

Lebih lanjut beliau menerangkan banyaknya mahasiswa tim KKN UIN Walisongo yang berinovasi di setiap program kerja. Dalam rangka mengabdikan diri kepada masyarakat mahasiswa UIN sangat antusias ingin mensukseskan program unggulan di masing-masing desa, terbukti ada puluhan proposal program unggulan masuk di LP2M.

“Alhamdulilah setelah melalui verifikasi dan uji materi desa keseneng kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang terpilih dan berhak mendapatkan bantuan dana 30 juta untuk program Pembangunan Water Reservoir dan Pipanisasi Air Bersih,” ungkapnya

Sumbangsih UIN Walisongo dalam membangun kebudayaan Islami dan modern serta membina masyarakat untuk kemajuan bangsa dan negara tak luput dari pandangan Prof Imam selaku rektor.

Menurutnya, UIN Walisongo mengambil nama dari sembilan wali jawa yang masyhur dikalangan masyarakat terkenal dengan nama walisongo, dalam hidupannya, walisongo senantiasa mengabdikan dirinya kepada masyarakat. “Dan ini jadi standar kami bahwa UIN Walisongo akan selalu mengabdikan diri untuk masyarakat bangsa dan negara,” tuturnya saat beri sambutan dalam peresmian program unggulan di desa keseneng.

Setelah itu Prof Imam membicarakan tentang pentingnya mengenalkan  kebudayaan lokal kepada masyarakat luas menurutnya tujuan memperkenalkan keunikan dan beberapa sejarah yang menarik bisa membuat besar suatu daerah.

“Curug tujuh bidadari Desa keseneng Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang bisa menjadi destinasi wisata terkenal dan pilihan dikabupaten semarang, tentunya hal ini baik dalam rangka memperkenalkan desa kesenebg serta beberapa sejarah dan budaya lokal kepada masyarakat luas,” terangnya.

Prof Imam sangat berterimaksih atas kehadiran Bupati Kabupaten Semarang dalam acara peresmian tersebut.

“Saya sangat berterimakasih atas kehadiran bapak bupati Dr H Mundjirin ES Spog dalam acara peresmian ini, ditengah-tengah kesibukan beliau yg luar biasa bisa hadir secara pribadi, saya sangat senang dan ucapkan terimakasih,” ungkapnya.

Bupati Semarang Dr H Mundjirin ES Spog sangat senang dengan keikutsertaan UIN Walisongo dalam membangun masyarakat kabupaten semarang dengan program pengabdian masyarakatnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak rektor beserta jajarannya dan mahasiswa KKN atas kepedulian UIN Walisongo dalam ikut serta membantu masyarakat kami, sehingga hari ini desa keseneng terpilih menjadi desa yang mendapat bantuan dengan program unggulan Pembangunan Water Reservoir dan Pipanisasi Air Bersih, semoga kedepan jadi bermanfaat untuk masyarakat kami,” ungkapnya.

Bupati semarang sangat apresiasi kegiatan KKN UIN Walisongo diwilayahnya “Saya sangat apresiasi sekali kegiatan baik ini, KKN berbasis madrasah dan masjid merupakan momentum baik untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, terutama dibidang keagamaan, dengan kiprah mahasiswa UIN Walisongo semoga masyarakat kami jadi berilmu dan lebih baik,” ungkapnya. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here