By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Revitalisasi Kota Lama Ganggu Akses Jalan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Revitalisasi Kota Lama Ganggu Akses Jalan

Last updated: 12 April 2019 15:25 15:25
Sunarto
Published: 12 April 2019 15:25
Share
SHARE

SEMARANG- Proyek revitalisasi Kota Lama yang hingga kini masih belum selesai dikeluhkan para pengusaha di kawasan tersebut. Akibat lamanya revitalisasi membuat omzet usaha di wilayah Kota Lama itu turun drastis bahkan beberapa ada yang tutup.

Jessie Setiawati pengelola Tekodeko Koffiehuis di kawasan Kota Lama mengatakan, revitalisasi di kawasan Kota Lama membuat kesulitan akses pelanggan. Omzetnya turun drastis mencapai 40 persen hingga 60 persen.

“Bahkan ada beberapa toko yang ditutup sementara seperti Gelato Matteo. Ada yang tutup juga seperti warung Bakso Malang. Omzet turun drastis,” ujarnya, Jumat (12/4).

Selain itu, persoalan debu hingga kini tidak terselesaikan. Jika tidak hujan debu proyek pekerjaan berterbangan bahkan beberapa warga sampai ada yang terkena infeksi saluran pernafasan (ISPA).

“Debu jadi persoalan yang tidak terselesaikan. Apalagi jika tidak ada hujan. Terkait saluran listrik, telepon dan wifi juga terdampak karena beberapa kali terputus dan lama perbaikannya, karena pekerjaan tersebut, hingga kini masih belum selesai,” katanya.

Winarsih, Pengurus Operasional Harian Ikan Bakar Cianjur (IBC) mengatakan revitalisasi sejak Januari 2018. Kemudian omzetnya menurun mulai Maret 2018.

Menurutnya, revitalisasi tersbeut berdampak pada minimnya akses menuju restoran yang dia kelola. Apalagi beberapa waktu lalu akses jalan dari ujung sampai Gereja Blenduk ditutup.

“Omzet terus menurun, yang paling drop Februari hingga Maret 2019 ini. Menurun sampai 60 persen namun kami tetap bertahan,” katanya.

“Sebagai warga Kota Lama saya ingin pekerjaan revitalisasi segera selesai dan normal kembali. Kami terus bertahan meski dalam keadaan seperti ini,” tandasnya.bgy

You Might Also Like

Disdik Kota Semarang Siapkan Simulasi Uji Coba PTM
Sambangi Lokasi Isolasi di Solo, Kasad Siap Sinergi Penanganan Covid-19
Bayar Tagihan PDAM Kini Bisa Online
Plang dan Spanduk Khilafatul Muslimin di Sukoharjo Telah Diturunkan Polisi
Mbak Ita Sebut Kunci Indonesia Emas 2045 Ada di Duta Genre
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?