By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Roy Jeconiah Nge-Congrock di TBRS
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Roy Jeconiah Nge-Congrock di TBRS

Last updated: 14 September 2019 14:34 14:34
Jatengdaily.com
Published: 14 September 2019 14:34
Share
Roy Jeconiah tampil menghibur masyarakat di TBRS Semarang. Foto: adry
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)-Roy Jeconiah, eks personel grup Boomerang, tampil melantunkankan lagu andalan grup rock Boomerang di pelataran Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jumat (12/9/2019) malam. Di hadapan sejumlah perupa, ia tetap semangat bernyanyi mesti diiringi dengan musik congrock.

Dalam penampilannya, Roy baru pertama kali tampil bareng dengan grup congrock. Bahwa ini sangat seru dimana banyak genre musik, congrock ini juga kalau didengarkan sangat menyenangkan.

“Baru pertama kali ini senang. Sesuatu yang baru dan mengenal musik yang jauh dari musik yang saya mainkan selama ini, ini yang membuat saya tertarik,” kata Roy usai tampil.

Lama tak muncul di layar kaca, rupanya suara Roy Jeconiah yang khas masih mampu menghipnotis para penonton. Tak butuh waktu lama, ia pun kembali melantunkan lagu andalan Boomerang lainnya yang berjudul Kisah.

Sembari bernyanyi bersama, para penonton juga mengabadikan penampilan Roy melalui telepon genggam. Mereka diajak flashback di era kejayaan Boomerang pada dekade 90’an.

“Jadi saya nyanyi sambil mengajak suasana kembali waktu kita pertama kali lagu yang kami buat. Rasanya sangat senang, dan saya pun merasakan itu waktu pas lantunkan lagu itu,” jelasnya.

Dia menyarankan agar para seniman tidak alergi terhadap musik-musik tradisional. Sebab, menurutnya musik modern dari berbagai genre berasal dari kesenian tradisional.

“Musik modern kalau ditarik dari garis manapun, akarnya dari seni tradisional. Saya merasakan tersendiri asyiknya nyanyi keroncong. Buat saya dinikmati aja suasana ini. Jadi bisa sedikit mengenal apa yang saya mainkan besok. Yang penting, kehidupan modern jangan sampai meninggalkan seni daerah. Seperti saya tetap main musik rock tapi kita juga harus kenal keroncong,” tutupnya. adry-she

You Might Also Like

Timnas Voli Putri Optimistis Juara Asean School Games
Polresta Surakarta Amankan 22 Tersangka Narkoba
Pemkot Tegal Siap Terapkan New Normal
Cakupan Vaksinasi Nasional Masuk Peringkat 5 Besar Dunia
Proses Pembangunan Tanggul Laut Semarang Bergulir
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?