SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menginginkan semua anak-anak Semarang bisa mengenyam pendidikan yang setinggi-tingginya. Bukan hanya sampai SMA, Pemkot mendorong warganya menyelesaikan studi hingga program doktor.
Oleh karena itu, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi, mendorong sekolah-sekolah swasta untuk menggratiskan biayanya bagi siswa kurang mampu.
Tahun depan, sebanyak 10 SD, 10 SMP dan 10 SMA swasta di Kota Semarang mulai melaksanakan instruksi Walikota Semarang. Diketahui, citra masyarakat tentang sekolah swasta yang mahal membuat sebagian warga kurang mampu enggan melirik sekolah swasta sebagai pilihan lembaga pendidikan bagi anaknya.
Padahal, sekolah-sekolah negeri, tidak mungkin menampung semua siswa di Kota Semarang. “Tahun depan, masing-masing 10 dari PAUD, SD, SMP, SMA swasta akan bekerja sama dengan Pemkot untuk mewujudkan sekolah swasta gratis bagi warga Kota Semarang,” kata Hendi, Senin.
Ia berharap ke depannya tidak akan ada Anak-anak warga kota Semarang yang putus sekolah karena karena masalah biaya. Selain itu, Hendi akan membuka peluang beasiswa bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang S1, S2, bahkan S3. Dengan demikian, harapan menciptakan SDM yang unggul dari Kota Semarang bisa terwujud dan memberi kontribusi pada kemajuan bangsa.
“Kami berharap, ke depannya stakeholder dan sekolah-sekolah swasta lainnya bisa ikut berkontribusi dan merelakan untuk memberi pendidikan gratis pada anak-anak Semarang,” ucapnya berharap. Ugl–st


