By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Keraton Solo Tutup, Pengunjung Cuma Bisa Foto Bareng Prajurit
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Keraton Solo Tutup, Pengunjung Cuma Bisa Foto Bareng Prajurit

Last updated: 14 Maret 2020 13:48 13:48
Jatengdaily.com
Published: 14 Maret 2020 13:48
Share
Keraton Solo Sabtu (14/3/2020), pascapenetapan KLB Corona. Foto: yds
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) – Aktivitas masyarakat Kota Solo, Sabtu (14/3/2020) tetap normal, pascapenetapan KLB (Kejadian Luar Biasa) Corona oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Jumat malam. Sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Gede, Pasar Legi dan lainnya tetap padat pengunjung.

Kompleks pertokoan seperti di Coyudan, Singosaren, Pasar Klewer dan Slamet Riyadi juga tetap buka. Namun memang sedikit lengang dibandingkan hari biasa.

Sejumlah objek wisata di Solo juga ditutup, seperti Museum Keris, Taman Balaikambang, Keraton Kasunanan Surakarta dan lainnya. Pemandangan yang ada di Keraton Solo, banyak pengunjung yang kecele, karena ternyata keraton tutup.

Para pengunjung pun yang sudah telanjur di objek tersebut, hanya bisa berfoto di halaman Kamandungan Keraton. Di antara mereka juga tak menyia-nyiakan wisatanya, dengan berfoto bersama prajurit Prawiro Anom, penjaga pintu keraton. Petugas objek wisata keraton mengakui bahwa Keraton dan museum tutup karena dampak corona tersebut.

Pengunjung Keraton Solo yang telanjur datang, hanya bisa berfoto dengan prajurit penjaga pintu keraton. Foto: yds

Sedangkan para pedagang di halaman Keraton Solo pun juga terdampak akibat penutupan ini. Menurut Iin, peagang makanan dan minuman di kompleks keraton, dirinya tinggal menunggu pengunjung yang kecele mau ke keraton untuk mampir di warungnya.

“Namun sebelum keraton ditutup, pengunjungnya memang agak sepi sejak ada kabar wabah corona. Saya yang tiap hari di sini merasakannya, lebih sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Padahal biasanya kalau Sabtu-Minggu pasti padat pengunjung,” kata Iin. yds

You Might Also Like

Butuh Konsistensi dalam Peningkatan Kualitas SDM di Wilayah 3T
Stafsus Menag Ingin Guru PAI Awasi Murid dari Dampak Negatif Medsos
Kapolda Jateng Dimutasi Jadi Kepala Baharkam di Mabes Polri
Pemprov Jateng Janji Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Tak Hilangkan Fungsi Fasilitas Umum
Bangun Pola Pikir Masyarakat Agar Kedepankan Pemanfaatan Energi Ramah Lingkungan
TAGGED:aktivitas solodampak corona di solokeraton solo tutupSolo KLB Corona
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?