Keraton Solo Tutup, Pengunjung Cuma Bisa Foto Bareng Prajurit

Keraton Solo Sabtu (14/3/2020), pascapenetapan KLB Corona. Foto: yds

SOLO (Jatengdaily.com) – Aktivitas masyarakat Kota Solo, Sabtu (14/3/2020) tetap normal, pascapenetapan KLB (Kejadian Luar Biasa) Corona oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Jumat malam. Sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Gede, Pasar Legi dan lainnya tetap padat pengunjung.

Kompleks pertokoan seperti di Coyudan, Singosaren, Pasar Klewer dan Slamet Riyadi juga tetap buka. Namun memang sedikit lengang dibandingkan hari biasa.

Sejumlah objek wisata di Solo juga ditutup, seperti Museum Keris, Taman Balaikambang, Keraton Kasunanan Surakarta dan lainnya. Pemandangan yang ada di Keraton Solo, banyak pengunjung yang kecele, karena ternyata keraton tutup.

Para pengunjung pun yang sudah telanjur di objek tersebut, hanya bisa berfoto di halaman Kamandungan Keraton. Di antara mereka juga tak menyia-nyiakan wisatanya, dengan berfoto bersama prajurit Prawiro Anom, penjaga pintu keraton. Petugas objek wisata keraton mengakui bahwa Keraton dan museum tutup karena dampak corona tersebut.

Pengunjung Keraton Solo yang telanjur datang, hanya bisa berfoto dengan prajurit penjaga pintu keraton. Foto: yds

Sedangkan para pedagang di halaman Keraton Solo pun juga terdampak akibat penutupan ini. Menurut Iin, peagang makanan dan minuman di kompleks keraton, dirinya tinggal menunggu pengunjung yang kecele mau ke keraton untuk mampir di warungnya.

“Namun sebelum keraton ditutup, pengunjungnya memang agak sepi sejak ada kabar wabah corona. Saya yang tiap hari di sini merasakannya, lebih sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Padahal biasanya kalau Sabtu-Minggu pasti padat pengunjung,” kata Iin. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here