By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tara Basro Bangga Jadi Duta FFI 2019
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tara Basro Bangga Jadi Duta FFI 2019

Last updated: 25 September 2019 08:42 08:42
Jatengdaily.com
Published: 25 September 2019 08:42
Share
Tara Basro. Foto: by
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Tara Basro bangga industri film Indonesia tengah bergairah, tidak saja jumlah produksinya meningkat tapi secara kualitas mengalami kemajuan yang signifikan. Kenyataan itu yang membuat Tara Basro bangga dan langsung menerima tawaran panitia pelaksana Festival Film Indonesia (FFI)untuk menjadi Duta FFI 2019.

“Alasan saya menerima tawaran menjadi Duta FFI 2019, karena secara kualitas film Indonesia meningkat pun secara produksinya meningkat tajam,” ujar Tara ketika bincang dengan awak media di Hotel Tri Brata Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Karenanya, bintang film Gundala ini dengan dirinya menjadi Duta ajang penghargaan insan paling bergengsi di Indonesia bisa kembali meningkatkan gaung FFI. “Tadi kan ada wartawan senior yang bilang kalau gaung FFI makin menurun, maka dengan saya jadi duta siapa tahu bisa meningkatkan gaungnya,’’ kata Tara bijak.

Sementara arti penghargaan, seperti Piala Citra menurutnya, sesuatu yang membanggakan dan prestise tapi buat Tara bukan menjad tujuan utama ketika main film.

 “Piala penting sebagai bukti kalau permainan kita pernah di apresiasi juri festival film. Tapi hal itu bukan jadi tujuan utama ketika menerima tawaran main film,” ujarnya.

 Karena menurut Tara, kalau dalam setiap bermain film targetnya piala takut menjadi beban. “Saya malah takut jadi mainnya jelek, ketika terbebani sebuah piala,” pungkas Tara Basro. By-she

You Might Also Like

Indra Bekti Gagal Jadi Youtuber, Beralih Jadi Juri Petasan
Bersejarah, SG Jembatani Kolaborasi  PWI Tiga Daerah Gelar UKW Joglosemar
Perawat Judes Bisa Akibatkan Pasien Tambah Sakit
Pembangunan Kesehatan Jasmani dan Mental Generasi Muda Harus Dilakukan Bersamaan
Shin Tae-yong Panggil 27 Pemain untuk Laga Lawan Irak dan Filipina
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?