By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tebing di Bumijawa Longsor, Seorang Warga Meninggal & Enam Luka-luka
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tebing di Bumijawa Longsor, Seorang Warga Meninggal & Enam Luka-luka

Last updated: 18 Oktober 2019 19:17 19:17
Jatengdaily.com
Published: 18 Oktober 2019 19:17
Share
Warga mengevakuasi korban yang terkena longsoron. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)– Seorang warga meninggal dunia tertimbun longsoran tebing, saat bergotong royong mencari pasir untuk pembangunan Masjid di Blok Gunung Tukung Desa Carul RT 3 RW 2 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, Jumat (18/10/2019). Selain menyebabkan satu korban meninggal, enam orang lainnya juga menderita luka-luka.

Korban meninggal adalah Ripai (40), warga Desa Carul. Sedangkan enam korban yang mengalami luka-luka yakni Salam (50), Suleman (55), Tohirin (40), Juriah (45), Nurosiah (48), dan Toasih (40).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat sejumlah warga tengah melakukan kerja bakti mencari pasir. Pasir itu rencananya akan digunakan untuk proses pembangunan masjid di Desa Carul.

Korban Ripai dan salah seorang warga berinisiatif mencongkel batu yang berdiameter cukup besar di tebing lokasi galian pasir. Lantaran dianggap membahayakan, tindakan keduanya pun sudah diperingatkan warga lainnya, karena bisa memicu longsoran material tebing.

Setelah batu besar tadi berhasil dicongkel, korban bersama warga lainnya diminta supaya menjauhi tebing, namun peringatan itu tidak dihiraukan. Benar saja, selang beberapa saat kemudian tebing galian pasir itu longsor dan menimpa ketujuh orang warga di bawahnya.

Warga lainnya yang sedang kerja bakti pun panik, dan segera melakukan upaya evakuasi korban-korban yang tertimbun material longsoran. Sejumlah warga lainnya berinisiatif melaporkan kejadiannya itu ke polisi, Koramil, PMI, dan bidan desa.

Setelah berhasil diselamat warga, para korban dievakuasi ke Klinik Bidan Desa di Desa Cawitali. “Saat kami tiba di lokasi, korban sudah dievakuasi ke klinik bidan. Selanjutnya dirujuk ke Puskesmas Bumijawa dan RSUD Slawi. Sedangkan korban yang meninggal langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Abdul Kholik, salah seorang relawan PMI Kabupaten Tegal yang ikut mendatangi tempat kejadian. wing-she

You Might Also Like

Atasi Banjir dan Curah Hujan Tinggi, Pemkot Semarang Upayakan Modifikasi Cuaca
Kebersamaan di Tengah Sejuknya Bandungan: IKWI Jateng Gelar Rapat Penuh Canda dan Keakraban
ASN Polres Pemalang Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun
Sinergi PPSDM Migas dan DLHK DIY Hindari Bahaya Air Limbah
Tahan Imbang Bhayangkara, PSIS Masih Perlu Berbenah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?