By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tingkatkan Kesejahteraan Petani, ASN Diimbau Konsumsi Beras Rojolele
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, ASN Diimbau Konsumsi Beras Rojolele

Last updated: 28 September 2019 23:35 23:35
Jatengdaily.com
Published: 28 September 2019 23:35
Share
Bupati Klaten Sri Mulyani menyaksikan penyerahan klaim asuransi usaha tani padi kepada petani daerah Bayat. Foto:dok/hms
SHARE

KLATEN (Jatengdaily.com) – Inovasi pengembangan beras Rojolele bekerja sama dengan Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) di Kabupaten Klaten membuahkan hasil yang menggembirakan. Para petani bisa mengembangkan budi daya beras Rojolele secara masal, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani di daerah lumbung padi tersebut.

Bahkan setelah laris terjual pada pameran produk inovasi 2019 di Wonosobo beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Klaten terus meningkatkan penjualan beras Rojolele. Bupati Klaten Sri Mulyani pun mengajak seluruh jajarannya untuk mengonsumsi beras asli kabupaten penghasil beras tersebut.

Menurutnya, jika semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Klaten membeli beras Rojolele, pasar petani akan semakin luas. Sehingga dapat mengangkat kesejahteraan petani.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, saya minta ASN Klaten membeli beras Rojolele milik petani,” imbau Sri Mulyani, dihadapan 1.100 penyuluh pertanian saat Bupati Menyuluh, di Gedung Sunan Pandanaran, belum lama ini.

Ditambahkan, petani Klaten terbantu dengan padi Rojolele hasil pemutakhiran kerja sama Pemerintah Kabupaten Klaten dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Jakarta telah berhasil menghasilkan varietas baru yang lebih unggul. Varietas baru yang diberi nama Srinar dan Srinuk kini bisa bisa ditanam massal.

Dijelaskan, kalau dulu padi Rojolele bisa panen setelah menunggu enam bulan, kini Srinuk dan Srinar masa tanamnya lebih pendek. Demikian juga tinggi batangnya yang lebih pendek, tanpa mengurangi citarasanya yang tetap wangi dan pulen.

Keunggulan lainnya varietas hasil rekayasa nuklir ini adalah tahan hama. Bibit Rojolele itu diutamakan untuk ditanam oleh petani Klaten. Setelah panen berasnya bisa dijual massal, sehingga bisa menyejahterakan para petani Klaten.

Kabar ini disambut gembira, khususnya para petani yang hadir. Kebahagian itu semakin lengkap ketika Bupati Klaten Sri Mulyani memberikan bantuan asuransi bagi kelompok tani dan alat produksi pertanian berupa multivator guna penyuburan tanah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Klaten Widianti menjelaskan, untuk menjaga bibit saat penanaman massal, pemerintah berusaha menjaga kualitas bibit dengan memberikan jaminan sertifikasi. Pengembangan bibit Rojolele akan dilakukan secara tersentral di Agro Techo Park Humo.

“Bibit Rojolele baru bisa ditanam petani di lahan-lahan penangkaran. Padi Rojolele hasil penangkaran ini dikirim ke balai sertifikasi Jawa Tengah,” kata Widianti.

Bicara tentang jumlah bibit yang akan diproduksi massal kepada petani, dia belum bisa memberikan angka pasti. Saat ini kebutuhan pasar terhadap bibit Rojolele sedang dihitung. Berapa pasar kebutuhan beras Rojolele yang dibutuhkan masyarakat, akan menentukan jumlah bibit yang harus ditanam petani.

“Seperti pesan Bupati Sri Mulyani, bibit Srinar dan Srinuk di tahap awal akan ditanam petani Klaten. Berasnya yang akan dijual bebas,” jelas Widianti. st

You Might Also Like

Pemerintah Akan Subsidi Peserta BPJS Kelas III
Persis Solo dan PSIS Semarang Sama-sama Siap Tatap Laga Derby Jateng
Hari Ini FIFA Inspeksi Tujuh Stadion Piala Dunia U-17 di Kota Solo
Daftar PPDB Online, Calon Siswa Wajib Ambil Token
Komisi D Beri Apresiasi Penyelesaian Pembangunan 277 RTLH di Slawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?