By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tolak Karaoke Liar di Sekitar MAJT, Aliansi Remaja Tiga Masjid Tandatangani Petisi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tolak Karaoke Liar di Sekitar MAJT, Aliansi Remaja Tiga Masjid Tandatangani Petisi

Last updated: 18 Juli 2019 15:33 15:33
Jatengdaily.com
Published: 18 Juli 2019 15:33
Share
Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Remaja Tiga Masjid melakukan tanda tangan petisi di kain mori sepanjang 10 meter di tiga titik masjid di MAJT, Rabu (16/7/2019) malam. Foto: Dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Remaja Tiga Masjid mulai membubuhkan tanda tangan petisi di kain mori sepanjang 10 meter di tiga titik masjid (MAJT, MAS dan Baiturrahman), Rabu, (16/7/2019) malam.

Selain tanda tangan petisi juga sekaligus pemasangan surat terbuka untuk Walikota Semarang. Kemudian, dilanjutkan Jumat, (19/7/2019) istighosah dan doa bersama, puncaknya besok Senin (22/7/2019) penyerahan petisi ke Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hal ini menindaklanjuti menolak karaoke liar di dekat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Pasalnya, sebelum aksi digelar, Salpol PP sudah melakukan penyegelan terhadap karaoke tersebut.

“Kami menghargai dan mengapresiasi adanya langkah cepat dari Pemkot. Bahkan penyegelan dilakukan sebelum kami menggelar aksi,” ujar Aksan Fauzi selaku Koordinator Aksi, Rabu (17/7/2019) malam.

Meskipun begitu, ia mengaku bakal terus menjalankan agenda aksi. Sebab, kata Ahsan, langkah pemerintah baru melakukan penyegelan. Apalagi, berdasarkan pengamatannya, masih ada beberapa karaoke yang terlewat disegel.

“Tadi saya juga lihat ke lapangan, kroscek langsung, ternyata ada beberapa karaoke yang masih tersisa. Jadi karaoke yang di bagian utara masih ada beberapa yang belum disegel,” bebernya.

Bahkan, imbuh Ahsan, ada sebagian gedung karaoke yang masih proses pembangunan. “Dan lebih tragis lagi, saya lihat sampingnya disegel, sampingnya ada proyek pengerjaan finishing calon gedung karaoke. Tadi lagi pengecatan dan pemasangan soundsisten,” ucapnya.

Selain itu, di depan lokasi pembangunan karaoke itu juga terdapat pondasi. Menurut informasi dari para pekerja, pondasi tersebut juga merupakan bakal tempat karaoke.

Salah satu pekerja, Ian, yang merupakan warga Tanah Mas menjelaskan, dirinya hanya menjalankan tugas dari bosnya. Ian dipercayai menggarap mebel dan desain saundsistem. yang bakal dipasang di dalam room-room.

“Saya cuma ditugasi mbuat ini. Masalah bangunan di sebelahnya sudah disegel atau bagaimana, bukan urusan saya. Saya cuma pekerja,” ucapnya. Ody-she

You Might Also Like

Pertamina Sebar Wastafel Portable di Pasar Tradisional
PWI Jateng Berharap Kemelut Organisasi di PWI Pusat Berakhir
Dua Anak Usaha SIG Dinobatkan sebagai National Lighthouse Industri 4.0
Dukung Revitalisasi Posyandu untuk Wujudkan Sistem Kesehatan Nasional yang Antisipatif
Kominfo Putus Akses Tujuh Situs dan Lima Grup Medsos Berisi Jual Beli Organ Tubuh
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?