By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 10 Rumah Sakit di Jateng Siapkan Ruang Isolasi Antisipasi Tangani Corona
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

10 Rumah Sakit di Jateng Siapkan Ruang Isolasi Antisipasi Tangani Corona

Last updated: 27 Januari 2020 21:08 21:08
Jatengdaily.com
Published: 27 Januari 2020 21:06
Share
ILustrasi: Rumah Sakit Kariadi Semarang. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sebanyak 10 rumah sakit di Jawa Tengah siapkan ruang isolasi untuk antisipasi penyebaran pasien suspect virus Corona. Peningkatan kewaspadaan dilakukan sejak virus tersebut merebak di China hingga mewabah di sejumlah negara.

“Pola kewaspadaannya hampir mirip saat MERS merebak di seluruh dunia. Kita sekarang sudah menyiapkan tempat khusus bagi pasien yang positif virus Corona,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, Senin (27/1/2020).

Kesepuluh rumah sakit diantaranya RSUP Dr Kariadi Semarang, RSUD Dr Moewardi Solo, RSUD Tidar Magelang, RSUD Kraton Pekalongan, RSUD Margono Purwokerto, RSUD Kardinah Tegal dan beberapa rumah sakit di Klaten.

“Dari tingkat bawah mulai Puskesmas juga harus bersiaga dalam menghadapi kondisi ini,” terangnya.

Yulianto menyatakan virus Corona tidak mudah menyebar ke seluruh anggota tubuh, jika petugas bisa menganalisa cermat virus diklaim bisa mati selama tujuh hari.

“Virus itu bisa mati sendiri selama lima sampai tujuh hari. Dengan catatan, daya tahan tubuhnya baik maka penderita bisa kebal virus tersebut,” jelasnya.

Para penderita yang positif virus corona nantinya dilakukan pengambilan sampel di Puskesmas atau rumah sakit rujukan pemerintah.

“Jadi penderita di cek sebuah alat khusus diusapkan di tenggorokan untuk mengambil sampel bakteri dan dikirim ke laboratorium Badan Penelitian dan Kesehatan (Balitbangkes RI).Kalau ada tanda infeksi saluran napas, kita menduga dia terinfeksi virus corona, dan wajib dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, penyakit Corona saat ini menjadi wabah yang membahayakan bagi penduduk dunia. Awal penyebarannya, adalah dari kota Wuhan, di China. Puluhan orang di sana meninggal dunia. Gejala orang yang teridap virus penyakit ini, adalah mengalami gejala suhu panas tinggi dan mirip penyakit pernafasan. Lebih parah ketimbang pneumonia.

Saat ini, penyakit ini telah menyerang negara lain. Mulai Amerika Serikat, Malaysia, Kanada, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Singapura, Kanada, Jepang, Hong Kong, Perancis, Nepal, Vietnam, Macau dan Prancis. adri-she

You Might Also Like

KA Lokal PSO Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu Kembali Beroperasi
IGDX 2025 Gairahkan Industri Gim Nasional
Pemkot Semarang Gencarkan Razia Masker, KTP Pelanggar Ditahan
Piala Dunia U-17 Dimulai, Tim U-17 Indonesia Siap Tempur Lawan Ekuador Malam Ini
PSIS Atasi Persikabo 1-0, Motivasi Pemain Terangkat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?