By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jalani Rapid Test, 28 Personel BPBD Kabupaten Semarang Nonreaktif
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jalani Rapid Test, 28 Personel BPBD Kabupaten Semarang Nonreaktif

Last updated: 9 Juni 2020 18:22 18:22
Jatengdaily.com
Published: 9 Juni 2020 16:57
Share
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Sebanyak 28 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang menjalani rapid test, Selasa (9/6/2020) siang. Pasalnya, mereka dinilai memiliki risiko tinggi penularan Covid-19, karena terlibat langsung menangani pasien dalam penanganan (PDP) maupun positif Covid-19.

Dari hasil rapid test tersebut, semuanya dinyatakan nonreaktif. “Kita berharap para personel baik yang PNS maupun yang non PNS tetap berhati-hati, meski seluruh hasil nonreaktif. Sudah kita tegaskan lagi untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto saat ditemui usai pelaksanaan rapid test.

Dikatakan, para personel BPBD itu terlibat dalam proses pemakaman pasien Covid-19 maupun PDP. Tercatat ada sepuluh kasus pemakaman pasien Covid-19 yang dibantu. Terakhir, pemakaman pasien positif Covid-19 dari RSUP Kariadi Semarang di salah satu TPU besar di Ungaran. Selain itu juga ada personel yang melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan yang potensi penularan virus koronanya tinggi.

“Rapid test ini sebagai langkah pencegahan, agar status kesehatan para personel BPBD tetap terpantau dan terjaga,” katanya lagi.

Selain itu, BPBD secara rutin juga memberikan asupan suplemen vitamin maupun makanan bergizi tinggi lainnya, agar para personel yang bertugas di lapangan memiliki imunitas tubuh yang tinggi. Sehingga, tidak mudah terpapar virus Corona meskipun mereka bekerja di wilayah yang rawan penularan.

Hasil rapid test itu, lanjut Heru, juga sebagai salah satu upaya untuk menjaga kondisi psikologis anggota keluarga para personel. she

You Might Also Like

Bedah Buku di Unissula, Irjen Pol Dedi Prasetyo: Keadilan Restoratif Solusi Penegakan Hukum
Polsek Tengaran Syukuran HUT Bhayangkara Bareng Pedagang Pasar Kembangsari
Syafiq Pendaki Gunung Slamet yang Hilang 16 Hari Ditemukan Meninggal Dunia
Polda Jateng Gelar Rekontruksi Kasus Penganiayaan dan Kematian Darso
5 Juni 2019 07:19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?